HETANEWS

Bawaslu Siantar Ingatkan ASN untuk Tetap Netral

Sepriandison Saragih. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Kalangan Aparatur Sipil Negara(ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Siantar, diingatkan untuk netral di masa-masa kampanye, baik itu Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Hal itu ditegaskan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Siantar, Sepriandison Saragih, menanggapi pentingnya netralitas ASN, di masa kampanye. Untuk itu, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Pemko setempat, belum lama ini.

Menurut Sepriandi, sudah hal yang lumrah jika di tahun-tahun pemilu terjadi dukung mendukung terhadap calon yang dijagokan. Namun tetapi hal yang tidak bisa dilakukan jangan sampai ASN tidak bersikap netral. 

"Mengarahkan tidak boleh, memakai baju parpol, termasuk menggunakan sarana dan fasilitas milik pemerintah,"ucapnya, Sabtu (29/9/2018).

Masih katanya, bahwa ASN juga memberikan hak konstitusinya sebagai warga negara. Hal itu merujuk UU ASN, No 5 Tahun 2014, PP 53 Tahun 2000 dan Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan -RB). Namun ada larangan, ASN terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam perhelatan pemilu.

Mengenai alat peraga kampanye (APK), Sepriandi berpendapat, bahwa secara teknis itu diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Meski demikian,  Bawaslu tetap mengawasi sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati oleh KPU dan Pemko Siantar.

Mengenai APK tersebut, penempatan lokasi maupun bentuk yang disediakan  dan  itu  titik-titik penempatan APK dan bentuknya akan disepakatai sesuai dengan regulasi yang ada.

Baca juga: Bawaslu Siantar Bertemu Wakil Wali Kota, Ini yang Dibahas

"Sepanjang mengikuti ketentuan dan peraturan yang berlaku, hal itu tidak masalah. Tapi bila sebaliknya , Bawaslu akan kordinasi dengan KPU menyikapi itu,"tegasnya.

Oleh karena itu, Sepriandi meminta ke pada  partai politik peserta pemilu dan caleg agar mengikuti peraturan yang berlaku. Hal itu kata dia, agar tidak mendapat masalah dikemudian hari. 

"Berkompetisi secara sehat, kampanye secara sehat. Utamakan kondusifitas kota Siantar dan toleransi yang sudah hidup,"ucapnya.

Sepriandi juga meminta kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan pada perhelatan kampanye ini untuk tidak enggan memberikan laporan kepada pihaknya. Sebab Bawaslu telah membentuk tim yang bertugas menerima laporan pengaduan.

Penulis: gee. Editor: gun.