HETANEWS

Tok! Hakim Vonis 15 Tahun Adik Sepupu Apin Lehu, Rekannya 11 Tahun

Indra Aditya (kiri) dan Budi Irawan

Siantar, hetanews.com – Hakim Pengadilan Negeri Siantar memvonis 15 tahun penjara terhadap Indra Aditya (40) dan 11 tahun untuk Budi Irawan (28). Keduanya terdakwa kasus kepemilikan 1 bungkus sabu seberat 11,98 gram dan 2 bungkus plastik tepung dicampur narkotika seberat 93,26 gram.

Sidang putusan yang dipimpin hakim Fhytta Imelda Sipayung menyatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘tanpa hak dan melawan hukum dengan permufakatan jahat menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 gram’.

“Sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat 2 undang-undang no 35/2009 tentang narkotika junto pasal 132 ayat 1,” ujarnya, kemarin (26/9).

Indra Aditya, warga Jalan Rakutta Sembiring Simpang Pesantren, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, disebut sebagai adik sepupu bandar narkoba Apin Lehu dan Budi Irawan (28), warga Jalan Patroli, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

“Dan membayar denda masing-masing terdakwa sebesar Rp 1 Miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana penjara masing-masing selama 6  bulan,” sambung hakim.

Putusan terhadap kedua terdakwa diketahui tak serupa dengan tuntutan jaksa Henny Simandalahi yang menuntut masing-masing terdakwa selama 12 tahun.

Diketahui, kedua terdakwa ditangkap aparat Sat Narkoba Polres Siantar di Jalan Tambun Barat, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba pada 23 Februari 2018.

Petugas lebih dulu menangkap Budi Irawan sedang berdiri di samping mobil Daihatsu Xenia, BK 1646 WQ. Sedangkan Indra Aditya diamankan dari dalam mobil.

Hasil penggeledahan ditemukan dari bagasi kanan dalam mobil, 1 bungkus plastik berisi sabu seberat, 2 bungkus plastik berisi tepung dicampur dengan sabu seberat.

Penulis: bt. Editor: bt.