Tue 11 Dec 2018

Percaya Arwah Salsabila Gentayangan, Ibunya Berharap Jenazahnya Segera Dikebumikan

Sahir dan Syafrida menunjukkan foto masa hidup Salsabila Aidil Adha ketika ditemui di Polres Deliserdang Kamis, (27/9/2018).

Tanjung Morawa, hetanews.com - Keluarga Salsabila Aidil Adha (15) korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan membusuk di parit kebun kelapa sawit PT Lonsum Desa Sei Merah Kecamatan Tanjung Morawa mendatangi Polres Deliserdang. Kedua orangtuanya, Sahir (45) dan Syafrida (42) datang ke Polres dengan didampingi oleh para tetangga.

"Kami datang ke sini untuk menanyakan sama polisi kapan anakku ini bisa dibawa pulang. Biar secepatnya bisa kami kebumikan," ujar Sahir Kamis, (27/9/2018).

Sementara itu Syafrida mengatakan sejak Rabu, (26/9/2018) malam ia pun sudah menggelar acara tahlilan di rumahnya yang berada di dusun IX Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa.

Rencananya jika sudah bisa dibawa pulang mayat anaknya itu dari rumah sakit Bhayangkara Medan akan segera mereka kebumikan di pemakaman muslim dekat rumah.

"Arwah anakku pasti gentayangan ini. Sekarang saja ini banyak yang sudah bilang ke kami katanya ada yang nampak si Salsa di jalan sedang naik sepeda motor. Ya ada-ada sajalah orang yang bilang. Kalau bisa cepatlah selesai ini biar bisa dikebumikan dia," kata Syafrida.

Kasus ini dijanjikan akan dipaparkan secara resmi oleh Polres Deliserdang Kamis siang ini. Tiga orang tersangka sudah diamankan dalam kasus pembunuhan ini.

Baca juga: Salsabila Siswa SMK Ternyata Tewas Dibunuh, Otak Pelaku Adalah Pacarnya Sendiri

Sebelumnya Keluarga almarhumah Salsabila Aidil Adha (15) berharap agar pelaku pembunuhan dapat dihukum dengan hukuman maksimal.

Ida, ibu kandung Salsabila yang ditemui di rumahnya di Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang mengatakan kalau hukuman yang pantas bagi pelaku adalah hukuman mati.

"Katanya udah ketangkap sama polisi sekarang pelakunya. Aku minta mereka itu dihukum mati lah. Nyawa harus dibayar nyawa," ujar Ida Rabu, (26/9/2018).

"Si Beni ini memang pacar anakku. Baru dua bulan gitulah mereka kalau tidak salah pacaran. Dia harus dihukum mati karena anakku rela meninggalkan rumah karena hanya dia," kata Ida.

Ia menyebut kalau anak pertamanya itu pergi meninggalkan rumah pada 2 September lalu.

Ida (baju putih) ibu kandung Salsabila Aidil Adha (15) sedih mendengar kabar kalau anaknya yang hilang ternyata dibunuh oleh sang pacar Rabu, (26/9/2018)
Ida (baju putih) ibu kandung Salsabila Aidil Adha

Saat itu ia pergi dengan alasan mau mengikuti acara reunian bersama teman-teman alumni SMP. Saat itu Salsabila merupakan siswa kelas IX SMK Tunas Karya Batang Kuis.

"Pergi dari rumah siang dia. Dibilangnya mau reunian sama kawan SMP. Tapi setelah kami cari tahu enggak ada sebenarnya acara reunian. Si Beni ini pun sudah pernah kami tanya sebenarnya apakah dia tau dimana si Salsabila. Tapi itulah dijawabnya enggak tau waktu itu. Kalau dilihat anaknya baik tapi rupaya seperti ini dia," kata Ida.

Hingga kini pihak kepolisian pun belum dapat memaparkan apa motif pembunuhan ini. " Masih dalam pemeriksaan,"kata Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan.

Polres Deliserdang berhasil mengungkap kasus penemuan mayat perempuan yang ditemukan membusuk di areal perkebunan kelapa sawit PT Lonsum Desa Sei Merah Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang. 

Informasi yang dikumpulkan di Polres Deliserdang mayat perempuan tersebut merupakan Salsabila Aidil Adha (15) warga dusun IX Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.