Medan, hetanews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumatera Utara Muhammad Faisal. Penjemputan paksa ini dilakukan masih berkaitan dengan perkara suap anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dari Gatot Pujo Nugroho selaku Gubernur Sumatera Utara saat itu.

Faisal dijemput oleh KPK dari kediamannya di Jalan Bunga Asoka, Medan, Sumut Rabu (26/9/2018). Faisal yang saat itu mengenakan baju kaos putih terlihat langsung digiring oleh petugas ke dalam mobil dan dibawa dari lokasi tersebut. Dalam penjemputan ini, petugas dari KPK terlihat didampingi oleh personel kepolisian dari Polda Sumut.

Politisi Golkar ini sebelumnya melakukan perlawanan terhadap KPK dengan mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Medan. Ia melayangkan gugatan praperadilan bersama tiga rekannya sesama anggota dewan yakkni Washington Pane, Syafrida Fitrie dan Arifin Nainggolan atas penetapan mereka sebagai tersangka. Namun sidang praperadilan mereka kalah di PN Medan.

Saat ini tersangka sedang diperiksa di Polsek Sunggal. Rencana sore ini akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut.
"Kami ingatkan pada tersangka lain agar koperatif dan hal ini menjadi pelajaran agar memenuhi panggilan penyidik untuk mengikuti proses hukum yang berlaku," ucap Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Febri Diansyah saat dikonfirmasi hetanews.com.