HETANEWS

Sebut Ada Operasi Intelijen di Sumut, Edi Rahmayadi Akan Bentuk Media Centre

Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur, Musa Rajekshah saat silaturahmi dengan insan pers Pemprovsu, Selasa (25/9/2018). (foto/david)

Medan, hetanews.com - Edi Rahmayadi memastikan kehadirannya bersama Musa Rajekshah sebagai gubernur dan wakil gubernur hanyalah untuk membangun Sumut menjadi lebih baik. Hanya saja dirinya membutuhkan dukungan dari semua pihak. Khususnya wartawan dan media massa. 

Hal itu disampaikan Edi Rahmayadi pada silaturahmi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut bersama insan pers di Aula Bina Graha Pemprovsu, Selasa (25/9/2018). 

Menurut Edi, peran wartawan dan media sangat penting dalam mengawal dan menjaga proses pembangunan di Sumut. Untuk itu, dirinya berencana membangun media centre sebagai wadah berdiskusi dengan insan media. Saling berbagi informasi dan masukan untuk mewujudkan pembangunan di Sumut.

"Saat ini ada operasi intelijen yang berlangsung. Yaitu cipta kondisi. Yang bisa menangkal itu hanya media di Sumut. Karena itu, beritakanlah berdasarkan fakta. Dua bulan sekali kita akan buat diskusi seperti ini hanya dengan saya atau wakil gubernur. Di luar itu tidak boleh," ucap Edi Rahmayadi.

Keseriusan untuk membangun Sumatera Utara sendiri sudah ditunjukkan Edi saat baru dilantik sebagai gubernur. Dirinya dengan tegas menolak dukung mendukung pada pemilihan presiden (pilpres) 2019. Ketika itu dirinya mengatakan tidak mau latah.

"Karena saya tahu, tidak semua warga di Sumatera Utara ini mendukung Joko Widodo dan tidak semua yang mendukung Prabowo. Saya itu milik masyarakat Sumut dan harus mendengar keinginan mereka," tuturnya.

Pada kegiatan yang berlangsung dengan suasana cair itu, Edi memastikan menjaga kepercayaan yang diberikan 14 juta warga Sumatera Utara untuk lima tahun ke depan.

Penulis: david. Editor: anto.