Fri 18 Jan 2019

Siantar Kekurangan Guru SD, 400 Lebih Guru Honor Ada Yang Jadi Guru Kelas

Zainal Siahaan. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Zainal Siahaan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Siantar, membenarkan jika formasi penerimaan CPNS di kota Siantar tidak ada.

"Formasi PNS ini kan kita gak ada dapat. Kan, di daerah lain kan, digabung K2-nya (Honor Kategori II) penerimaanya sesuai dengan umur lah. Kita gak ada formasi, K2 (yang digabung) gak ada kita,"jelasnya, Senin (24/9/2018).

Zainal menjelaskan, Honorer K2 di kota Siantar berjumlah 118. BKD dan Sekretaris Daerah kota Siantar telah mengajukan permohonan untuk CPNS di Siantar. 

"Gak khusus hanya K2 ini ajanya yang kita ajukan (ke Kementerian). Kita sama Pak Sekda juga memintanya,"katanya.

Honorer K2 ini, kata Zainal, pada umumnya adalah guru yang bertugas di kota Siantar, yang berumur 35 tahun ke atas. Kurang dari 10 orang lainnya masih di bawah umur 35 tahun.

Saat ini, jelas Zainal, Pemko Siantar menunggu kepastian dari program Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). 

Program ini direncanakan setelah penerimaan CPNS selesai dilakukan.

"Kita berharap nanti itu dibuka. Kita juga sudah bertemu dengan perwakilan mereka. Kita usahakan pemko menyurati kemenpan, ini lah usaha - usaha yang kita lakukan. Kita tunggulah kebijakan mereka,"ungkapnya.

Baca juga: Pemko Siantar Berencana Lobi Kemenpan RB Minta Formasi Guru

Zainal Siahaan mengakui, jika pegawai diperangkat pemerintahan secara keselurahan masih cukup. Sementara untuk guru di kota Siantar kurang.

Kota Siantar yang kekurangan guru ini masuk dalam rangkuman pandangan umum Fraksi Nurani Keadilan DPRD Siantar atas pengantar nota keuangan Wali Kota terhadap rancangan peraturan daerah tentang P - APBD Tahun 2018.

Kota Siantar kekurangan guru sekolah dasar (SD) sebanyak 400 lebih. Dibeberapa satuan pendidikan SD, banyak guru honor menjadi guru kelas. 

Berdasarkan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan kota Siantar, beberapa waktu lalu, hal tersebut sudah disampaikan ke Badan Kepegawaian Daerah untuk ditindak lanjuti. Oleh karena itu, fraksi Hanura Keadilan memohon penjelasan dari Wali Kota, Hefriansyah.

Penulis: gee. Editor: gun.