HETANEWS

Mantan Juara Karate Ini Menolak Pembangunan GOR

Atlet Karate saat berlatih di GOR Siantar. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Kebijakan Pemko Siantar membangun Gedung Olah Raga (GOR) melalui Bangun Guna Serah (BGS), dinilai kurang tepat.

Penolakan atas pembangunan ini, datang dari kalangan olahragawan di Siantar, yang meminta Pemko tidak mengalihfungsikan GOR tersebut.

"GOR peruntukannya untuk pembinaan olahraga. Sekarang mau dialihfungsikan peruntukannya, lebih mengutamakan sarana bisnis dengan tujuan pengembangan ekonomi," ujar Sekretaris Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Siantar, Hendrik Sihombing, Kamis (20/9/20180).

Kata Hendrik, apabila Pemko Siantar ingin membangun GOR yang terletak di Jalan Merdeka itu, maka Pemko harus membangun GOR yang baru untuk sarana olahraga yang mampu mengakomodir even olahraga tingkat provinsi.

"Kalau itu mau dibangun, silahkan bangun GOR yang baru. Kami dari olahragawan, bentuk dong gantinya. Tidak ada GOR, berarti menghambat prestasi olahraga di Siantar. Karena gak ada GOR, kami pun tidak bisa membuat even - even olahraga,"paparnya.

Mantan atlet karate ini, kecewa dengan pemerintah yang telah menelantarkan GOR sampai kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

"Aku ditempah dari GOR, jadi juara karate Sumut saat Siantar jadi tuan rumah atlet 1986. Jadi aku sedih melihat GOR diterlantarkan. Padahal, dulu karena ada GOR itu, Siantar bisa jadi tuan rumah,"katanya.

Baca juga: 3 Mitra Pembangunan GOR Siantar Tidak Lulus Kualifikasi

Menurut Sihombing, Siantar merupakan kota nomor dua di Sumatera Utara. Namun sangat disayangkan, kota Siantar tidak memiliki GOR yang memadai. 

Hendrik mencontohkan, belum lama ini kejuaraan karate Kala Hitam yang digelar di kota Siantar sempat terkendala. Akhirnya, kegiatan tersebut diselenggarakan di Balai Rahmat Shah, Taman Hewan Siantar.

"Itulah pertandingan kejuaraan Kala Hitam di Balai Rahmat Shah, siapa yang mau menonton disitu? Itulah karena gak ada GOR. GOR itu bisa menampung kegiatan even, pertandingan olahraga, bukan tempat latihan,"ucapnya mengakhiri.

Penulis: gee. Editor: gun.

Gunakan tombol di bawah untuk membagikan artikel ini!