Tue 26 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Jadi Kurir Sabu, Tatek Duduk di Kursi Pesakitan PN Simalungun

Terdakwa Tatek digiring keluar dari ruang sidang, Rabu (19/9/2018). (foto/ay)

S

imalungun, hetanews.com - Veri Anggara Sinaga alias Tatek (19), warga Jalan Kauman, Huta I, Nagori Karangsari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, didakwa menjadi kurir (perantara) 0,38 gram sabu. Ia pun diadili di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (19/9/2018).
                    
Menurut jaksa Hiras A. Silaban, SH., terdakwa ditangkap anggota Polres Simalungun pada Kamis, 26 April 2018 pukul 22.30 WIB di depan rumahnya. Malam itu terdakwa baru tiba dengan naik sepeda motor Honda Scopy tanpa nomor polisi milik Diki (DPO). Dari tangan kiri terdakwa polisi menyita dua paket narkotika jenis sabu dan sebuah HP Samsung.
                     
Pengakuan terdakwa kepada penyidik, sabu yang disita darinya adalah milik Diki. Terdakwa membeli sabu sebanyak dua paket seharga Rp200 ribu. Terdakwa dijerat jaksa dengan Pasal 114 UURI No. 35 Tahun 2009 dan Pasal 112 UURI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. 
                       
Berhubung saksi belum ada yang hadir. Majelis hakim diketuai Rozyanti, SH menunda persidangan hingga sepekan. Terdakwa didampingi penasehat hukum Antoni Sumihar Purba, SH.

Penulis: ay. Editor: anto.