HETANEWS

Ranperda Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Berikan Kesejahteraan bagi Masyarakat Sumut

Wagubsu Musa Rajekshah menyampaikan urgensi penyusunan ranperda wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil provinsi Sumut pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Sumut, Senin (17/9/2018). (foto/dores)

Medan, hetanews.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), H. Musa Rajekshah, M.Hum menyampaikan urgensi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil provinsi Sumut pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumut, di ruang paripurna DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (17/9/2018).

Seperti dituturkan Musa Rajekshah, ada empat tujuan penyusunan Ranperda tersebut. Yakni pembangunan lingkungan, pembangunan sosial, pembangunan ekonomi dan pembangunan administratif.

“Dasar lain pembentukan Ranperda ini yakni Pasal 9 ayat 5 Undang-Undang 27 Tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Harapannya, kita dapat memanfaatkan semua potensi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Sumut dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Sumut,” terang Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck ini.

Dengan Ranperda ini, Ijeck berharap pengelolaan dan pemberdayaan 204 pulau kecil dan 2 pulau besar yang ada di Sumut bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Sumut.

Sebelumnya, Juru bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Sumut, Zulfikar memaparkan laporan hasil pengkajian Ranperda rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil provinsi Sumut tahun 2018-2019. Di akhir pemaparan, Zulfikar merekomendasikan agar perda tersebut segera ditetapkan.

Kepada BPPD, anggota DPRD menyarankan untuk benar-benar memperhatikan kualitas dari Ranperda yang dibahas, bukan mementingkan kuantitas dan target Ranperda yang ingin dihasilkan.

Turut hadir dalam Rapat Paripurna tersebut Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman beserta anggota DPRD, unsur Forkopimda dan OPD Pemprov Sumut.

Baca juga: Pemprovsu Ingin Perlindungan terhadap Harga Diri, Martabat serta Hak Hidup Perempuan dan Anak

Penulis: dores. Editor: anto.