HETANEWS

Bagimana 'Masa Lalu' di Kedua Perusda? Kenapa Harus Bicara Siapa Mau Jadi ‘Bos’?

Peserta seleksi calon direksi 2 perusahaan daerah Pemko Siantar saat mengikuti ujian psikotest di Ruang Data Setdako Siantar yang dibuka Asisten Adm Perekonomian dan Pembangunan, M Akhir Harahap, pada Jumat, 14 September 2018, lalu. (foto screenshot)

Catatan: Gun

Saat ini Pemko Siantar lagi membuka ‘sayembara’ seluas - luasnya, untuk mencari para ‘bos’, yang akan ditempatkan di kedua perusahaan daerah (perusda) tersebut.

Dan tidak hanya di kedua perusahaan itu, Pemko Siantar juga lagi melakukan uji kompetensi atau nama kerennya, disebut assessment test bagi para pejabat eselon II B.

Peserta seleksi calon direksi 2 perusahaan daerah Pemko Siantar saat mengikuti ujian psikotest di Ruang Data Setdako Siantar yang dibuka Asisten Adm Perekonomian dan Pembangunan, M Akhir Harahap, pada Jumat, 14 September 2018, lalu. (foto screenshot)

Demam mencari ‘bos’ ini pun telah bergulir dan bahkan sejumlah nama telah dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti ujian psikotest.

Namun sangat disayangkan, pihak Pemko Siantar tampaknya belum pernah mendiskusikan bagaimana agar kedua perusda tersebut sehat.

Peserta seleksi calon direksi 2 perusahaan daerah Pemko Siantar saat mengikuti ujian psikotest di Ruang Data Setdako Siantar yang dibuka Asisten Adm Perekonomian dan Pembangunan, M Akhir Harahap, pada Jumat, 14 September 2018, lalu. (foto screenshot)

Apakah tidak lebih baik, Pemko Siantar memperbaiki ‘kapal’ yang nyaris tenggelam tersebut, baru memikirkan siapa ‘nahkodanya’? Karena sebagus apapun ‘nahkodanya’ kalau ‘kapal’ yang akan ditumpangi sudah rusak, pasti akan membawa petaka. Mungkin ibarat bom waktu yang dapat meledak setiap waktu.

Peserta seleksi calon direksi 2 perusahaan daerah Pemko Siantar saat mengikuti ujian psikotest di Ruang Data Setdako Siantar yang dibuka Asisten Adm Perekonomian dan Pembangunan, M Akhir Harahap, pada Jumat, 14 September 2018, lalu. (foto screenshot)

Bagimana dengan masalah penyertaan modal yang sumber dananya dari APBD Pemko Siantar yang telah dipakai pihak Perusahaan Daerah  tersebut selama ini? Apakah uang miliaran rupiah itu (penyertaan modal,red) sudah ada pertanggunggjawabannya? Bagaimana masalah pegawai didalamnya (pembayaran gaji dan status)? Dan bagaimana pula dengan program yang mangkrak?

Baca juga: 2 Calon Direksi Perusda Gugur, Selebihnya Ikuti Seluruh Tahapan UKK

Baca juga: Akhir Harahap Belum Bisa Pastikan Menerima SK Pansel Calon Direksi

Baca juga: Berikut Nama Calon Direksi Perusda yang Lulus Administrasi

Peserta seleksi calon direksi 2 perusahaan daerah Pemko Siantar saat mengikuti ujian psikotest di Ruang Data Setdako Siantar yang dibuka Asisten Adm Perekonomian dan Pembangunan, M Akhir Harahap, pada Jumat, 14 September 2018, lalu. (foto screenshot)

Agar para calon ‘bos’ atau direksi masing – masing perusda itu enak menjalankan tugasnya setelah terpilih nantinya, mungkin ada baiknya sang big bos, yaitu Wali Kota Siantar, melakukan perbaikan terhadap kondisi kedua perusda tersebut. Apakah seleksi calon direksi ini menjadi jawaban atas sejumlah pertanyaan itu? Kita nantikan perjalanannya.

Penulis: gun. Editor: gun.