Binjai, hetanews.com - Hujan deras yang melanda Kota Binjai selama 6 jam, membuat luapan air Sungai Mencirim meluap, Minggu (16/9/2018) dini hari tadi.Ratusan rumah yang dihuni ribuan warga pada tiga Kecamatan di Kota Binjai, sepanjang aliran sungai, terendam banjir hingga sepinggan orang dewasa.

Kejadian tersebut jelas membuat masyarakat berusaha menyelamatkan orang yang mereka sayangi, termasuk Ardian Putra. Bapak 2 anak itu menggendong ibu kandungnya yang sudah berusia 80 tahun, ketika banjir menggenangi rumah orang tuanya, yang terletak di Jalan Nuri, Lingkungan 2, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur, Minggu (16/9/2019) dini hari tadi.

Awalnya, Ardian tidak tahu, kalau rumah orang tuanya akan terkena dampak banjir, karena Ardian dan istrinya, Mely Bangun, serta anak - anak mereka, tinggal di rumah yang terletak di Jalan T Amir Hamzah, Tandam, Binjai Utara.

Saat itu, Ardian dihubungi oleh saudaranya yang tinggal bersama ibunya. "Aku ditelepon ngasih kabar, kalau Mencirim (rumah orang tuanya) kebanjiran," kata Ardian.

Pria yang kini menjadi anggota DPRD Kota Binjai tersebut, langsung tunggang langgang pergi ke rumah orang tuanya.Setiba di Jalan Imam Bonjol, Binjai Kota, ketua BKM Masjid Al - Itihad itu berlari menyusuri genangan air menuju rumah ibunya.

"Saat itu, air sudah tinggi. Tapi, belum masuk ke dalam rumah," jelas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Setiba ia di rumah, Ardian langsung bergegas menggendong ibunya keluar dari rumah dan menaikkan ke atas perahu karet milik BPBD Kota Binjai.

"Alhamdulillah. Ibu kita selamat saat ini berada di rumah kita sedang istirahat," katanya.

Dia juga berterimakasih kepada BPBD Kota Binjai, karena dinilai cepat dan tanggap dalam kejadian ini.

"Sebelum banjir menggenangi kediaman masyarakat, mereka sudah tiba dan membantu masyarakat," ujarnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Binjai, Ahmad Yani menyatakan, dari data yang mereka dapat, ada ratusam rumah yang ditempati 546 Kepala Keluarga yang tergenang air, yang terbagi pada 3 Kecamatan.

Dijabarkannya, ada 7 KK masyarakat yang kena dampak banjir di Simpang Kramat, Kelurahan Pujidadi, Binjai Selatan, 14 KK di Jalan Gunung Jawa Wijaya, Binjai Selatan, 20 KK di Jalan Jambi, Binjai Selatan, 155 KK di Kelurahan Mencirim, Binjai Timur dan 350 KK di Binjai Kota.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini, seluruh genangan air sudah surut dan masyarakat sedang membersihkan rumah mereka yang jorok akibat lumpur dan sampah yang terbawa banjir," ujar Ahmad Yani.