Wed 19 Sep 2018

Apa Penyebab Cyclopia, Bayi Lahir dengan Mata Satu Seperti di Sumut?

Ilustrasi bayi baru lahir (Foto: thinkstock)

Jakarta, hetanews.com - Lahir tanpa hidung dan bermata satu, bayi di Kabupaten Madina, Sumatera Utara meninggal dunia setelah bertahan beberapa jam saja. Kondisinya itu disebut sebagai cyclopia.

Cyclopia adalah kondisi langka yang terjadi ketika bagian depan otak tidak membelah menjadi belahan kanan dan kiri. Otak depan seharusnya terbagi menjadi talamus dan hipotalamus. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan alobar holoprosencephaly.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Clin Med Insights Pediatrics, pembelahan kanan dan kiri ini terjadi pada antara hari ke-18 hingga hari ke-28 kehamilan.

Apa sih sebenarnya penyebab kondisi ini? Dikutip dari Health Line, meskipun belum diketahui jelas penyebabnya, para peneliti mengatakan ada kemungkinan salah satu penyebabnya adalah diabetes gestasional. Yaitu kondisi sang ibu yang mengidap diabetes pada saat kehamilan.

Di masa lalu, bahkan ada spekulasi bahwa paparan bahan kimia atau racun mungkin penyebabnya. Namun, peneliti tidak meyakini ada korelasi antara keduanya.

Sekitar sepertiga bayi dengan cyclopia diidentifikasi, ditemukan adanya kelainan kromosom. Secara khusus, kondisi ini terjadi ketika ada tiga salinan kromosom 13. Kelainan kromosom ini juga disebut sebagai penyebabnya.

Sementara beberapa bayi dengan cyclopia teridentifikasi adanya perubahan gen tertentu. Perubahan ini menyebabkan gen dan proteinnya bertindak berbeda, sehingga memengaruhi pembentukan sel saat masih di dalam kandungan.

Baca juga: Bayi Tanpa Hidung & 1 Mata Lahir di RSU Panyabungan

Baca juga: Bayi Lahir Tanpa Hidung dan 1 Mata Itu Meninggal Dunia

 

 

 

 

 

sumber: detik.com

 

Penulis: -. Editor: bt.