Wed 19 Sep 2018

iPhone Dual SIM Diejek, Pengamat Bilang Gini

Jakarta, hetanews.com - Keputusan Apple menghadirkan fungsi dual SIM di trio smartphone terbarunya, iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR menuai pro kontra. Ada yang menyambut positif, tak sedikit yang malah mengolok-oloknya.

Pro kontra tak hanya di antara pengguna gadget non Apple, tetapi juga di kalangan fanboy Apple sendiri.  

Mereka yang protes, menilai iPhone menjadi turun kelas seperti ponsel China murahan yang mengusung dual SIM. Fenomena menarik ini pun ditanggapi pengamat gadget Lucky Sebastian.

"Yang bersuara keras seperti itu biasanya jumlahnya sedikit, bagian fans militan," komentarnya santai, saat berbincang dengan wartawan, Jumat (14/9/2018). 

Lucky menilai, sebenarnya lebih banyak pengguna yang melihat dari segi kepraktisan. Pembeli terbanyak iPhone menurutnya adalah kalangan berduit yang biasanya memiliki nomor lebih dari satu. 

"Yang berduit, punya lebih dari satu nomor. Yang traveling akan merasakan butuh dual SIM. Satu untuk pakai nomor lokal. Jadi buat mereka ini kepraktisan dan daya tarik," ujarnya. 

Dia menambahkan, fitur dual SIM akan menarik bagi pengguna di negara-negara Asia yang terbiasa menggunakan lebih dari satu nomor. 

Respons negatif juga datang dari pengguna gadget non Apple yang menyebut Apple ketinggalan zaman lantaran baru menerapkan dual SIM sekarang.

Lucky berpendapat, di era perkembangan smartphone saat ini, orang akan lebih condong melihat pada fungsi handset. 

"Kita sudah memasuki era saturasi smartphone. Teknologi, desain, fitur, akan saturasi dan saling mempengaruhi. Klaim ini milik siapa pertama, sudah tidak akan terlalu berpengaruh. Orang akan melihat dari sisi penggunaan dan kepraktisan," urainya.

Seperti diketahui, fungsi dual SIM memang baru pertama kalinya ada di iPhone. Peluncuran iPhone XS, XS Max dan XR mengonfirmasi penggunaan dua slot SIM, masing-masing satu untuk nano-SIM dan satu lagi eSIM. 

Khusus untuk pasar China, iPhone yang dihadirkan memiliki dua slot fisik SIM card. Kemungkinan besar iPhone yang masuk ke Indonesia pun akan sama seperti di China, mengingat penggunaan eSIM belum umum di sini.
 

 

 

 

 

 

sumbe: detik.com

Penulis: -. Editor: bt.