HETANEWS

Kejar Target PBB, Inspektorat Sergai Monitoring Kecamatan Tebing Syahbandar

Tim Inspektorat saat memberikan arahan dalam monitoring di Kecamatan Tebing Syahbandar. (foto/

Serdang Bedagai, hetanews.com-Untuk mengejar target pembayaran PBB (Pajak Bumi Bangunan), Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) monitoring ke Kecamatan Tebing Syahbandar, Kamis (13/09/2018). 

Monitoring bertujuan menggali potensi PBB yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan bagi hasil pajak pada dana ADD  di P-APBDes 2018. 

Dijadwalkan batas akhir untuk pengutipan PBB pada Minggu (30/09/2018). Jika ada pembayaran PBB lewat dari batas waktu yang telah di tentukan, maka akan dikenakan denda. 

"Perlu diketahui PBB ada kaitanya dengan ADD dan ADD ada kaitannya dengan honor untuk seluruh kepala dusun (kadus). Oleh karena itu kadus harus bekerja sungguh sungguh dan meminta masyarakat agar membayar PBB tepat waktu," terang Manurtur P. Tambunan selaku Inspektorat Sergai. 

Kadus, lanjut Manurtur, adalah ujung tombak dari pemerintah desa. Dengan bahu membahu, seluruh masalah pasti dapat diatasi.

Sebelumnya, ada lima desa yang telah menyetor PBB. Yakni, Desa Binjai sebesar Rp1.430.000, Desa Paya Pinang Rp1.228.000, Desa Penggalangan Rp1.058.000, Desa Kuta Pinang Rp3.349.000 dan Desa Penggalian sebesar Rp3.173.000. Sedangkan total untuk pembayaran PBB di Kecamatan Tebing Syahbandar sekitar Rp800 juta.

Camat Tebing Syahbandar, H. P. Tambunan kepada hetanews.com mengatakan, selalu memotifasi masyarakat agar taat pajak. "Kalau  dengan cara memaksakan kita tidak bisa," ungkapkannya dan berharap mencapai target PBB.

Editor: anto.