Wed 14 Nov 2018

Seorang Ibu 'Disiksa' dan Diikat Bak Binatang, Ini Penjelasan Pihak Polda Sumut

Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak. (tribun medan/sofyan akbar)

Medan,hetanews.com- Aksi brutal oknum ketua organisasi kepemudaan (OKP) terhadap seorang ibu, Selvi Rukmana boru Nainggolan, kini tengah ditangani pihak Polrestabes Medan. 

"Sudah ditangani oleh petugas Polrestabes Medan, kita tunggu saja prosesnya,"ujar Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak, kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Meski telah ditangani pihak Polrestabes Medan, Maringan mengaku, sebagai ujung tombak Polda Sumut, pihaknya juga ikut membackup kasus tersebut agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Saya juga sudah berkomunikasi dengan anak korban, Siliyana boru Manurung (20), warga Jalan Jermal Rahmat Indah, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan melalui sosial media facebook. Katanya, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Jadi kita percayakan kepada Polrestabes Medan, pasti promoter,"tandasnya.

Baca juga: LBH Siap Kawal Kasus Penganiayaan Libatkan Ketua OKP dan Pengusaha Kafe

Baca juga: Beli Sepatu Hasil Curian dari Bocah, Ibu dan Anak Babak Belur Dianiaya Ketua OKP

Sebelumnya, Selvi Rukmana br Nainggolan (52) dan Siliyana br Manurung (20), mendatangi Polrestabes Medan. Kedatangan mereka, bersama kuasa hukum dari LBH Medan guna melaporkan penganiayaan yang dilakukan oknum Ketua OKP, berinisial MP dan pengusaha kafe, bernama Diki, Rabu (12/9/2018), lalu.

Kepada wartawan, Selvi mengatakan, penganiayaan yang dialaminya bermula karena dirinya menampung sepasang sepatu hasil curian yang dibawa oleh dua orang anak, berinisial B (18) dan A (13) yang tak lain tetangganya. Kemudian, orang suruhan seorang ketua OKP, berinisial MP mendatangi korban sembari menyebut jika sepatu tersebut adalah curian. Disitu pelaku langsung menganiaya korban dengan keji dan mengikatnya di pohon bak seekor binatang.

Penulis: adr. Editor: gun.