Wed 14 Nov 2018

Usai Menuntut Pemilik 2 Paket Sabu 18 Bulan, Jaksa Bilang "Tulis Aja"

Terdakwa Juansa (duduk) saat mendengarkan tuntutan 18 bulan dari jaksa Viktor Purb, di PN Simalungun. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Jaksa Viktor Purba, pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, menuntut pemilik 2 paket sabu seberat 1,64 gram dengan pidana penjara hanya 18 bulan saja.

Ancaman hukuman tersebut, dibacakan dalam persidangan, Kamis (13/9/2018), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Terdakwa Juansa, bertempat tinggal di Huta Hataran Jawa I, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa ini, hanya dibuktikan dengan pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang narkotika tentang penyalahgunaan bagi diri sendiri. Padahal, sebelumnya jaksa mendakwa dengan pasal 114, pasal 112 dan pasal 127.  

Saat ditangkap anggota Polsek tanah Jawa, R Siahaan, J Simanjuntak dan E Panjaitan, pada Jumat, 30 Maret 2018, lalu, di rumahnya, tidak ditemukan alat hisap, seperti bong, mancis, pipet dan kaca pirex.

Melainkan 16 plastik klip kosong, 2 palstik klip ukuran sedang, 2 paket sabu seberat 1,64 gram dengan netto 1,08 gram dan sebuah ponsel nokia.  

Baca juga: Polres Simalungun Rajin Tangkapi ‘Pemain’ Narkoba, Tokoh Pemuda Ini Bilang Begini

Saksi polisi juga mengakui, melakukan penangkapan karena terdakwa pemilik sabu, disamping juga untuk digunakan. Terdakwa juga mengaku membeli sabu seharga Rp.1.500.000 dari Dian (DPO), di Tebingtinggi.    

Usai persidangan, ketika ditanya wartawan "1,5 tahun". Lalu jaksa Viktor Purba yang sedang duduk  di depan ruang tunggu, mengatakan, "Tulis saja". Padahal sehari sebelumnya, jaksa lainnya menuntut perkara narkotika dengan pasal yang sama selama 4 tahun penjara atas nama Anjasmara dkk.

Penulis: ay. Editor: gun.