Wed 19 Sep 2018

4 Saksi Mengaku Dongan Silalahi dkk Melakukan Pengrusakan Truk

Jaksa Augus, menghadirkan ke-4 saksi di PN Simalungun. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Saksi Charles Jhonson Siahaan, mengaku dihadang massa saat mengendarai truk, bermuatan kayu bersama saksi Kennedy Butar-Butar.

Hal itu diungkapkannya dalam persidangan, Kamis (13/9/2018), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Lalu massa yang berjumlah lebih dari 20 orang, memerintahkan saksi, membawa truk ke depan kantor Pangulu Kecamatan Girsip.

Merasa takut, saksi charles menghubungi Wahyu Franz Simarmata, selaku koordinator lapangan yang datang bersama rekan lainnya, mengendarai Avanza putih dan Strata Triton.

Merasa tidak punya urusan dengan massa yang sudah menghadang, saksi Wahyu, memerintahkan supir truk yakni Charles untuk tetap melanjutkan perjalanan. Massa yang sudah marah mengejar truk dan menghancurkannya dengan melempar batu yang mengakibatkan saksi Charles dan Kennedi terluka.

Tak hanya itu, mobil yang dikendarai saksi Wahyu ditabrak massa yang mengendarai Colt diesel yang mengakibatkan kerugian hingga Rp50-an juta.

Demikian keterangan saksi yang didengar keterangannya terkait perkara pengrusakan dan pengancaman yang dilakukan 5 terdakwa. Ke-5 terdakwa, antara lain, Dongan Silalahi alias Pak Nio (45), Asben Sinaga alias Pak Dion (39), Ojak Manik alias Pak Fran (43), Julvriadi Ambarita alias Ijul (25) dan Disman Sinaga (26).

Kelimanya warga yang sama di Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan. Penghadangan dan pengrusakan yang dilakukan ke-5 terdakwa bersama massa lainnya terjadi, pada Kamis, 3 Mei 2018, lalu, pukul 23.00 WIB, di Simpang Palang, Nagori Podok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan.

Saat itu, Charles selaku supir truk, bersama Kennedi membawa truk bermuatan kayu milik Lilis Suryani Daulay (yang juga hadir sebagai saksi). Truk bermuatan kayu dari Huta Sitohoan menuju Siantar.

Jaksa Augus, menjerat ke-5 terdakwa dengan pasal 160 KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP dan juga pasal 170 (2) ke-1 KUHP. Akibat perbuatan para terdakwa, saksi Lilis Suryani Daulay, mengalami kerugian Rp.290 juta. Saksi Charles dan Kennedi mengelami sejumlah luka sesuai VER No : 243/V/Pusk.TD/2018. 

Majelis hakim, Roziyanti, Hendrawan dan Nasfi, menunda persidangan hingga Kamis mendatang, masih dalam agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. para terdakwa dalam persidangan didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba dkk.

Penulis: ay. Editor: gun.