Fri 16 Nov 2018

Unjukrasa HMI se UIN-SU di DPRD Sumut Ricuh

Massa HMI UIN-SU mengguncang pagar gerbang gedung DPRD Sumut, Selasa (13/9/2018). (foto/dores)

Medan, hetanews.com - Unjuk rasa ratusan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se kawasan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara(UIN-SU) di depan gedung DPRD Sumut kisruh.

Pantauan hetanews.com di lokasi, Kamis (13/9/2018) sekitar pukul 14:00 WIB, massa bergerak mendekati pagar di gerbang masuk DPRD Sumut. Di situ mereka menggoyang-goyang pagar hingga nyaris tumbang. Sementara di bagian dalam tampak puluhan personel kepolisian melakukan pengamanan.

"Hari ini kita dihadapkan pada persoalan yang mirip dengan kondisi saat reformasi terjadi, dimana nilai tukar Rupiah terhadap Dollar melambung tinggi hingga terjadi krisis moneter. Jatuhnya Rupiah ke level 15.000 seharusnya menjadi lampu kuning bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan. Pertanyaannya adalah masih pantaskah Jokowi dipertahankan?" seru Muhammad Razid dalam orasinya.

Massa pengunjukrasa juga mempertanyakan sejumlah janji-janji Jokowi-JK yang diucapkan saat kampanye Pilpres 2014 silam. "Belum lagi ketimpangan yang kian melebar, kesejahteraan, KKN, penegakan Hak Azasi Manusia (HAM) dan kebebasan berpendapat yang masih jauh dari tujuan reformasi," tegasnya.

Untuk itu, massa HMI seUIN-SU meminta pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kala segera mengambil kebijakan untuk menstabilkan Rupiah demi perbaikan perekonomian rakyat. Jika tidak mampu melakukan perbaikan tatanan kehidupan masyarakat, mereka meminta Jokowi dan JK mundur. 

Penulis: dores. Editor: anto.