Wed 19 Sep 2018

Ringkus 4 Perampok Jalan Lintas Parapat, Ini Pesan Wakapolres Simalungun

Wakapolres Simalungun saat paparan kasus perampokan (atas) dan barang bukti yang diamankan (bawah). (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Polres Simalungun berhasil meringkus empat pelaku pencurian. 

Dalam pers release di lapangan olahraga Kompleks Aspol (asrama polisi) Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, Rabu (12/9/2018) petang, Wakapolres Simalungun, Kompol Zulkarnaen Pane didampingi Kasatreskrim AKP Poltak YP. Simbolon, S.I.K., KBO Reskrim Iptu. Masrianto dan Kanitjatanras, Iptu. Hengky B. Siahaan, SH, memaparkan, keempat pelaku adalah LS alias Karete (46), RS (45), DL (35) dan JT (26). Saat ini keempat pelaku sudah dijebloskan ke penjara.

Keempatnya ditangkap berawal laporan korban, SN Boru Manullang, S. Pd (58) yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan tinggal di Jalan Sait ni Huta, Kelurahan Lumban Purba, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas dan R. Manurung (38), warga Gang Slebes No. 16, Kecamatan Belawan, Kota Medan. Keduanya dirampok pada waktu berbeda. 

"Pertama menimpa SN Manullang sast melintas di Jalan Lintas Parapat, daerah Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun dengan menumpang angkutan umum, Rabu (22/8/2018) sekira pukul 23.30 WIB," ucap Zulkarnaen Pane. 

Sedangkan R. Manurung, lanjutnya, dirampok di kawasan yang sama saat dalam perjalanan dari Parapat menuju Pematangsiantar, Sabtu (1/9/2018) pukul 11.40 WIB. 

Petugas dari Unit Reskrim lalu melakukan penyelidikan dan berhasil mendapat identitas pelaku. LS alias Karetek yang merupakan otak pelaku pun diamankan ketika hendak menuju rumah kosannya di daerah Tebingtinggi, Rabu (5/9/2018). Diikuti tersangka RS, DL dan JT yang diringkus di rumah masing-masing daerah Kota Pematangsiantar.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan saat penangkapan terhadap pelaku adalah, 1 kalung emas 24 karat seberat 38 gram, 1 mainan kalung jenis permata, 1 pasang anting jenis berlian dan 1 unit Smartphone merk Samsung. Sedangkan barang bukti uang sudah habis dibelanjakan para pelaku. 

"Terhadap keempat pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 363 KUHAP Ayat 1 ke 4e jo Pasal 65 dengan ancaman sembilan tahun penjara," jelas Kasatreskrim, AKP Poltak YP. Simbolon, S.I.K.

Pada akhir kegiatan, Wakapolres Simalungun, Kompol Zulkarnaen Pane berpesan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kabupaten Simalungun yang hendak bepergian agar tidak menggunakan perhiasan berlebihan sehingga tidak mengundang perhatian dan niat pelaku kejahatan. Terutama yang menggunakan angkutan umum.

Penulis: tim. Editor: anto.