Wed 14 Nov 2018

Hati – hati, Pelaku Kejahatan Ini Beraksi dalam Angkutan Umum dan Ini Tindakan Polres Simalungun

Keempat tersangka digiring petugas saat berada di Asrama Polisi, Jalan Sangnawaluh Siantar. (foto/gee)

Simalungun,hetanews.com- Polres Simalungun berhasil meringkus 4 tersangka pencurian di dalam kendaraan umum. Satu orang dari ke-4 tersangka, terpaksa dihadiahi timah panas karena berupaya kabur.

Ke-4 tersangka, diketahui telah dua kali melakukan aksi pencurian dalam kendaraan umum, di wilayah hukum Polres Simalungun, akhir Agustus 2018, lalu. 

Masing-masing tersangka bekerjasama dalam melalukan aksinya. Dari ke-4 tersangka, ada yang berperan sebagai penumpang, mengelabuhi supir dan penyetop kendaraan umum.

"Tiga orang pelaku berperan sebagai penumpang, dan satu orang lagi berperan untuk menyetop mobil angkutan umum itu. Modusnya pura-pura menggeser penumpang di sebelahnya, lalu melakukan aksinya," papar Waka Polres Simalungun, Kompol Zulkarnaen Pane, Rabu (12/9/2018).

Ia menerangkan, tersangka turut menggunakan pakaian berupa jaket dan membawa koper. Sementara tersangka lainya turut mengelabuhi supir dan awak penumpang dan berpura-pura calon penumpang yang menyetop mobil angkutan di tengah jalan.

Dari dua aksi kejahatan dalam mobil angkutan yang dilakukan, ke-4 tersangka berhasil menggasak perhiasan (kalung emas), handphone dan uang tunai dari dua orang korbannya. 

Baca juga: Dalam 2 Minggu, 4 Pencuri Lintas Siantar-Parapat Dibekuk Polres Simalungun

"Pelaku telah melakukan aksinya sebanyak dua kali di TKP yang berbeda – beda. Korbannya dua orang wanita dengan kerugian materil diperkirakan Rp.45 juta," jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Poltak Simbolon menambahkan, ke-4 tersangka merupakan residivis yang bermukim di kota Siantar. 

Saat melakukan pengejaran, salah seoang tersangka sempat melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri. Petugas kemudian melumpuhkam korban yang berupaya kabur, tegasnya.

"Dari keempat pelaku, berinisial lK alias K, RS , DL dan JT, LK yang melakukan aksinya ke korbannya. Sementara yang lain mengelabuhi," imbuhnya.

Para tersangka dipersangkakan melanggar pasal 363 ayat 1 Jo Pasal 65 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

 

Penulis: gee. Editor: gun.