Wed 19 Sep 2018

Sudahlah Pesanan Dibatalkan, Pengusaha Nasi Malah Mandi Darah

Korban menjalani perawatan medis. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Ditenggarai membatalkan pesanan, pengusaha nasi di Jalan Semarang, Medan, Tini Lase mandi darah. Peristiwa ini tengah diproses di Polsek Medan Kota. 

"Ya benar, ada kita tangani kasus tersebut," ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani kepada hetanews.com, Rabu (12/9/2018).

Dituturkan Revi Nurvelani, penganiyayan bermula ketika seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) datang ke warung milik Tini dan memesan sejumlah nasi bungkus. Setelah memesan, wanita tersebut duduk menunggu pesanannya selesai. 

"Tapi karena warung itu ramai pembeli, korban pun agak lama membungkuskan pesanan nasi korban. Sebab, korban harus mendahului pesanan sebelumnya," katanya.

Nah, kelamaan menunggu, pelaku lantas membatal nasi pesanannya. Hal itu jelas membuat korban berang. Apalagi, korban saat itu hampir selesai membungkus seluruh nasi pesanan pelaku. Cek-cok mulut pun terjadi di lokasi, kedua omak-omak yang sudah saling emosi itupun saling ingin mencakar satu sama lain. 

Tak terduga, pelaku yang melihat gelas di atas meja warung langsung mengambilnya dan melemparkannya ke kepala korban. Tarrr!! Tak ahyal, korban langsung roboh bersimbah darah.

Warga sekitar yang melihat kejadiaan langsung melerai. Sedangkan korban yang sudah tak sadarkan diri dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapat perawatan medis. 

"Setelah dirawat, korban langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Kota. Kini kita tengah menangani kasus tersebut," tandasnya. 

Penulis: adr. Editor: anto.