HETANEWS

Demo di DPRD Sumut, Ini Tuntutan AMSU terhadap Rezim Jokowi-JK

Ratusan massa AMSU, saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumut, di jalan Imam Bonjol no 5, Senin (10/9/2018). (foto/david)

Medan, hetanews.com- Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa Bersatu (AMSU), berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumut, di jalan Imam Bonjol no 5, Senin (10/9/2018). 

Kehadiran massa tersebut, sempat membuat para Polisi keteter dan langsung membuat blokade, di depan gerbang yang sedang dikerumuni para pendemo, bahkan hampir membuat pagar jatuh dan terbuka.

Salah satu kordinator lapangan (korlap), Rahmat Syahputra mengatakan, bahwa pemerintahan rezim Jokowi justru semakin jauh dari orientasi untuk menyejahterakan rakyat. Kebijakan justru menambah beban derita rakyat, tandasnya saat berorasi.

Ratusan massa AMSU, saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumut, Senin (10/9/2018). (foto/david)

8 tuntutan yang disampaikan para pendemo kepada DPRD Sumut yaitu:  

1.Stabilkan harga kebutuhan bahan pokok

2. Bangun industri nasional

3. Laksanakan reforma agraria sejati

4. Cabut PP 78 tahun 2015

5. Tolak kedatangan annual meeting IMF-Word Bank

6.Cabut Perpres no 20 tahun 2018

7. Turunkan harga TDL

8. Kembalikan premium kepada rakyat

Namun tidak ada respon dari para anggota DPRD ataupun perwakilan untuk menemui pendemo. Sempat pendemo dan polisi bersitegang menghadapi situasi yang terjadi.

Bahkan ancaman dari Polisi untuk menembakkan water canon pun sempat disampaikan melalui pengeras suara milik Polisi. Namun pendemo beranjak untuk melanjutkan orasi ke gedung BI, di jalan Balaikota No.4, Kesawan, Medan Barat.

Para pendemo yang tergabung dari berbagai aliansi mahasiswa (Pema USU, FMN USU, Kammi Nusantara USU, Seruni USU), sebelum melakukan aksinya di gedung BI, mereka menyempatkan diri untuk shalat di mussolah Grand Inna Medan yang berada tepat di sebelah gedung BI.  

Penulis: david. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.