HETANEWS

Diduga Mainkan Dana Desa, Pangulu Bandar Tinggi Dinilai Layak Diperiksa Polisi

Papan informasi penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Nagori (ADN) Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam TA 2018. (foto/zai)

Simalungun,hetanews.com- Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Samsiadi, dinilai layak dipanggil pihak Kepolisian. Pasalnya, pangulu yang satu ini diduga mempermainkankeuangan Dana Desa.

Sebelumnya, kepada hetanews.com, Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Samsiadi, menerangkan, dari sebesar 14 % anggaran pemberdayaan masyarakat, atau setara Rp 165.086.400 Dana Desa Tahun 2018 nagorinya.

Baca juga: Ini Grafik Belanja Nagori Bandar Tinggi TA 2018, Samsiadi Mengaku Sudah Sesuai Peraturan

Peruntukannya kepada 35 orang kader Posyandu. Dengan rincian, Rp 100.000/orang x 12 bulan. Atau sebesar Rp 42.000.000,- Tambah honorium dua orang guru PAUD, Rp 800.000/orang x 12 bulan, setara Rp 19.200.000.

Namun hasil investigasi hetanews.com, Senin (10/9/2018), bidan desa yang membawahi 4 Posyandu di nagori itu, Sri Wahyuni, membantah bahwa pihaknya ada menerima aliran Dana Desa tersebut. 

"Setauku, selaku membawahi 4 Posyandu di Bandar Tinggi ini, kami tidak ada menerima. Bukan hanya dari bulan Januari tahun ini, tahun sebelumnya juga tidak ada menerima,"bilang Sri Wahyuni. 

"Katanya sih ada, karena kader - kadernya banyak kerjaannya. Tapi sampai saat ini kami belum ada menerimanya,"ulangnya menegaskan dari seberang telepon seluler miliknya.

Penulis: zai. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.