Simalungun,hetanews.com- Satu unit rumah dikabarkan ditimpa pohon, Sabtu (8/9/2018), lalu, pukul 15.00 WIB, di Huta II Simpang Banjiran, Nagori Karang Sari, Kecamatan  Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Rumah tersebut diketahui milik Chong Pin (Apeng) (63) dan akibat kejadiannya itu, mengakibatkan Goh Anie (59), warga Medan, meninggal dunia.

Korban lainnya, mengalami luka – luka, yaitu, Tang Kui Hun (77), Jane (12), Jil (10), Justine (9), Jave (4) dan Owen (2), masing-masing warga jalan Budaya, Huta II Nagori, Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas dan dua korban lagi yaitu Joice (6) dan Yurika (4), masing – masing warga Medan.

Kondisi rumah korban yang hancur ditimpa pohon besar. (foto/zai)

Informasi yang dihimpun hetanews.com, Minggu (9/9/2018), pada hari naas itu, Sabtu(8/9/2018), sekira pukul 15.00 WIB, ketika pemilik rumah sedang berada didalam rumah, cuaca lagi hujan lebat yang disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan pohon kueni besar yang berada di dekat rumah korban tumbang dan menimpa rumah hingga roboh.

Akibatnya orang yang sedang berada di dalam rumah terkena timpa dan menelan korban jiwa serta korban lainnya mengalami luka – luka . 

Diduga, korban meninggal dunia karena terkena bangunan yang runtuh dan atas permintaan keluarga, korban langsung diberangkatkan ke rumah duka dengan menggunakan ambulance Rumah Sakit Horas Insani. 

Saat ini, seorang korban yang mengalami luka berat akibat tertimpa runtuhan bangunan, dirawat di Rumah Sakit Horas Insani yaitu atas nama  Tang Kui Hun (77).