Simalungun,hetanews.com- Pendapatan nagori/desa, meliputi semua penerimaan uang melalui rekening kas nagori yang merupakan hak nagori dalam satu tahun anggaran yang tidak perlu dibayar kembali oleh nagori. Jika diklasifikasikan menurut kelompok, pendapatan nagori terdiri dari pendapatan asli desa/nagori (PAD), transfer dan pendapatan lain – lain.

Pendapatan Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, tahun anggaran (TA) 2018, diketahui sebesar Rp 1.160.536.879,- Terdiri dari Dana Desa sebesar Rp 740.533.000, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 405.328.000, dan lain - lain pendapatan desa yang sah, Rp 4.902.000. Sedangkan silpa tahun sebelumnya yaitu Rp 9.773.879.

Dengan rincian, bidang penyelenggaraan nagori, 1. Penghasilan tetap dan tunjangan perangkat sebesar Rp 270.000.000, 2. Asuransi perangkat, Rp 26.082.808, 3. Operasional kantor pangulu, Rp 73.008.349 dan 4. Operasional maujana, Rp 1.500.000,-

Bidang pelaksanaan pembangunan nagori, 1. Rabat beton Huta II Pekan, Rp 158.075.660. 2. Rabat beton Huta V Gang Keluarga, Rp 30.841.900,- 3. Rabat Beton Huta VIII Simpang Kobes, Rp 181.780.582. 4 Parit Pasangan Huta VII Bandar Pamujian, Rp 121.447.760,-

Dengan grafik belanja, sebesar 14 % pemberdayaan masyarakat atau setara Rp 165.086.400. Sebesar 1 % pembinaan masyarakat atau Rp 14.954.900,- sebesar 53 % untuk pembangunan nagori atau setara dengan, Rp 606.904.422. Dan sebesar 32% untuk pemerintahan nagori, Rp 370.591.157,-

Terkait pengalokasian anggaran pemberdayaan masyarakat, dan anggaran pembinaan masyarakat, Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Samsiadi menerangkan, sebagai pembiayaan posyandu dan honor guru - guru PAUD nagorinya. Dan keuangan nagori bersumber dari ADD belum cair.

"Posyandu 35 orang dari 7 Posyandu sebesar Rp 44.100.000. Bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2018. Honor guru PAUD sebesar Rp 48.000.000. Dua orang dari Dana Desa. Tiga orang dari Alokasi Dana Desa/Nagori (ADD/ADN)," tulis WhatsApp Pangulu, Samsiadi, Minggu (9/9/2018).

Lanjutnya, untuk Ape PAUD, Rp 72.986.400 dari Dana Desa. Dengan rincian, Posyandu 35 orang x 100.000/orang x 12 bulan = Rp 42.000.000,- Lebihnya biaya umum TPK (dokumentasi). Honor PAUD untuk 5 orang/bulan x 12 bulan = Rp 48.000.000,- Ape PAUD, Rp 72.986.400 untuk permainan anak.

"Tapi sayang, untuk Alokasi Dana Desa atau Alokasi Dana Nagori tidak cair sampai sekarang. Semua sudah sesuai dengan peraturan. Makanya kita buat justru Peraturan Bupati (Perbup) Simalungun membatasi sebagian dari ADD/ADN yang dari APBD Simalungun. Tapi gak cair sampai sekarang,"ungkap Samsiadi.