HETANEWS.COM

Ini Trik Kapolsek Siantar Selatan, Menghindari Jadi Korban Jambret

Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Rudi Panjaitan, berfoto bersama siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Jalan Laguboti, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar. (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Polisi mengimbau pengendara dan penumpang sepeda motor agar tidak menggunakan handphone ketika sedang berkendara. Hal ini untuk menghindari penjambretan.

"Dia melihat korban yang paling lengah dan paling lemah. Jadi, saya mengimbau kepada masyarakat kalau membawa HP jangan dimainkan saat sedang dibonceng maupun ketika membawa sepeda motor," kata Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Rudi Panjaitan, Sabtu (8/9/2018).

Rudi juga meminta masyarakat untuk tidak mengenakan barang-barang yang mencolok seperti perhiasan saat berkendara. Penumpang yang membawa tas juga mesti berhati-hati.

"Membawa tas jangan diletakkan di belakang punggung. Kalau bisa didekap di antara pengendara yang di depan mereka," kata Rudi lagi.

Hal senada juga dikatakan oleh Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Hendro Wibowo agar pengendara atau penumpang tidak boleh menggunakan handphond saat berkendara.

"Sebaiknya untuk pengendara dan penumpang tidak boleh menggunakan alat komunikasi sat berkendara. Gunakan helm sesuai SNI dan lengkapi surat-surat," ungkapnya.

Sebelumnya dalam pemberitaan, aksi penjambretan kembali terulang di Kota Siantar dan dilakukan tiga anak laki-laki bawah umur hingga korban cedera dan mendapat perobatan medis di Rumah Sakit Tentara, Kota Siantar.

Kini petugas Polsek Siantar Selatan telah mengamankan kedua pelaku dan sepeda motor Yamaha Mio Soul GT BK 6522 WAG yang digunakan oleh S (13) serta JS (15) yang masih bawah umur untuk menjambret. Saat beraksi, mereka tidak berdua malainkan bertiga. Hanya saja satu pelaku lainnya berhasil kabur dan tidak diketahui identitasnya.

Insiden penjambretan yang mengakibatkan korban cedera terjadi, Jumat (7/9/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Sore, ketika korban, Devi Febrianti Sinaga mahasiswi Sekolah Tinggi Ekonomi (STiE) Sultan Agung yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 2803 TGB. Saat itu, tengah menggunakan telepon genggamnya (handphone) lalu dijambret dan sempat mengejar pelaku hinga korban dan pelaku jatuh dari sepeda motor. 

Namun naas bagi korban, ia mengalami cedera paha kaki kiri retak akibat terjatuh dari sepeda motornya.

Penulis: hza. Editor: anto.