HETANEWS

Dibui 6,5 Tahun, Dua Kurir 0,38 Gram Sabu Pilih Banding

Dua terdakwa berdiri mendengar vonis 6,5 tahun bui. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Willy Febriandi Piliang (25), bertempat tinggal di jalan Sriwijaya dan M Ikhsan Muhadi (24), warga jalan Sriwijaya Siantar, masing-masing divonis 6,5 tahun penjara, denda Rp.800 juta subsider 3 bulan, di PN Simalungun, Rabu (5/9/2018).

Vonis majelis hakim, Roziyanti, Hendrawan Nainggolan dan Nasfi Firdaus  tersebut, lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa Ria Tambunan, menuntut terdakwa masing-masing dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim.

Kedua warga Siantar ini, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) jo pasal 132  UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Para terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, pada Rabu, 28 Pebruari 2018, lalu, di depan Hotel Sing A Song.

Malam itu, terdakwa diamankan bersama barang bukti, 0,38 gram sabu. Barang bukti tersebut akan diantar kepada Charles (DPO) yang dibeli dari Roni (DPO) seharga Rp.200 ribu.

Terdakwa Willy dan M Ikhsan, didampingi pengacara Antoni Sumihar Purba, menyatakan banding atas vonis tersebut.

"Banding yang mulia,"kata terdakwa di sidang siang itu. Sedangkan jaksa Ria, menyatakan pikir-pikir. Persidangan dibantu panitera, Marthin, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.