HETANEWS

Tuahman dan Zainal Ikut Assesmen Susulan, Pansel Diminta Tegas Menguji Pejabat Eselon II

Suasan Uji Kompetensi yang diikuti oleh Pejabat Eselon IIB di lingkungan pemerintahan Kota Siantar, Senin (3 September 2018)-foto:Humaspemko

Siantar Hetanews.com- Kabag Humas Pemko Siantar, Hamam Soleh mengatakan, dua Pejabat Eselon IIB yang tidak hadir dalam assemen test dapat ikut uji kompetensi susulan sebelum hasil keputusan assesor diumumkan.

"Karena alasannya (tidak hadir) bisa diterima. Makanya ada ujian susulan. Sebelum ada keputusan dari assesor harus sudah ujian susulan. Minggu depan sudah ada keputusan hasil assesmen," ungkapnya saat disinggung mengenai ketidakhadiran Tuahman Saragih dan Zainal Siahaan, Selasa (4/9).

Baca juga: Hari Pertama Ikuti Assement Test, 2 Peserta Tidak Hadir

Saat ini, kata mantan Direktur SDM PD PHJ ini, Panitia Seleksi (Pansel) sedang menggelar rapat bersama Tim Assessor dari Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

"Rapat itu untuk menyampaikan hasil ujian kemarin. Rapat akan berlangsung sampai hari Jumat (7/9/2018), karena pesertanya kan banyak. Ada pengunduran jadwal," jelasnya.

Kemudian, sambungnya, Sabtu (8/9/2018) nanti, seluruh peserta akan persentasi makalah dan tes wawancara. Hasil penilaian dari assesor itu nantinya berbentuk rekomendasi apakah pejabat tersebut sangat disarankan, tidak disarankan atau disarankan menduduki suatu jabatan.

Baca juga: Kompasn: Tidak Ikut Assessment Harus Dinyatakan Tidak Layak atau Gagal

Dilain sisi, ketidak hadiran Kadis Pertahanan Pangan dan Pertanian, Tuahman Saragih dan Kepala Badan Kepegawai Daerah, Zainal Siahaan itu dinilai melanggar moral selaku Pejabat Eselon IIB.

"Apapun alasan ketidakhadiran pejabat eselon IIb untuk tidak mengikuti assesmen, harus dinyatakan tidak layak atau gagal, mereka itu gak bermoral, masa undangan sudah diberikan pimpinan, engga datang," kata Ketua Kompasn, Hendrik Sihombing.

Ketua Kompasn Kota Siantar ini meminta agar Pansel dan Tim Assessor bekerja dengan jujur, propesional dan tidak  diintervensi dari pihak manapun.  

Karena, jelasnya, salah satu tujuan dilakukan assement test atau uji kompetensi adalah untuk mencari pejabat eselon II B yang lebih baik dari yang baik, untuk menduduki jabatan yg akan diemban. Sehingga produktifitas kinerja dapat diandalkan.

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.