Siantar,hetanews.com- Pihak Polres Kota Siantar bergerak cepat pasca temuan delapan buah lembaran kertas yang berisi kalimat provokatif , dibalut uang kertas pecahan Rp 2 ribu.

Potongan kertas tersebut, ditemukan Lilis, seorang ibu rumah tangga, di Jalan WR Supratman, ketika tengah duduk – duduk, di Lapangan Merdeka Siantar, bersama rekannya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan, Sabtu (1/9/2018), menuturkan,  pihaknya tengah berupaya untuk menemukan pelaku yang melempar kertas tersebut.

"Kita sudah melakukan penyelidikan untuk mencari pelakunya,"ungkapnya kepada Hetanews.com.

Sebelumnya dalam pemeritaan, Lilis yang pertama kali menemukan kertas tersebut telah dimintai keterangan oleh petugas unit Intel Polres Siantar, di kantor Hetanews.com, Jalan Narumonda Atas No 47, Kecamatan Siantar Selatan, pada Jumat (31/8/2018) malam.

Lilis mengisahkan, "waktu lagi duduk-duduk, di depan Siantar Hotel, tiba-tiba ada yang ngelempar. Aku ambil, rupanya uang Rp 2000 dan saya kira juga tadi ganja. Mungkin entah dikejar polisi lalu dibuang,"ujarnya, Jumat (31/8/2018).

Baca juga: Toleransi Siantar Mulai Diganggu, Seorang Ibu Dilempar dengan Kertas Berisi Kalimat Provokatif

Lanjut Lilis, ketika dibuka, ternyata dalam kertas itu berisi tulisan bermakna provokasi, antara umat Islam dan Kristen. Hanya saja, ia tidak bisa memastikan ciri-ciri orang yang melempar kertas berisi kalimat provokatif itu.

Setelah dimintai keterangan dan menceritakan kronologis penemuan kertas itu, akhirnya potongan kertas dan uang kertas pecahan Rp 2 ribu itu dibawa petugas unit Intel Polres Siantar guna menjadi barang bukti untuk penyelidikan.

"Kami bawak la dulu kertasnya ke kantor, biar kami satukan. Karena kertasnya terpotong-potong," ujar petugas, di kantor Hetanews.com.

Lilis berharap agar polisi segera menangkap pelaku yang melempar kertas berisi kalimat provokatif  itu.