HETANEWS

4 Pelaku Bisnis Narkoba Digari Polisi, 3 Diantaranya Diamankan dari Kandang Ayam

Keempat tersangka menunjuk barang bukti sabu dan ganja saat diamankan di Mako Satres Narkoba Polres Simalungun. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com- Dalam sehari, personil Satres Narkoba Polres Simalungun kembali berhasil mengamankan 4 pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja dari lokasi berbeda, Selasa (28/8/2018).

Lokasi pertama di kompleks SD Inpres, jalan Kemiri Raya Perumnas Batu Anam, Kelurahan Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan dari jalan Mual Nauli, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, tepatnya di kandang ayam milik pelaku Candra Gempar Damanik.

Masing - masing tersangka yang diamankan, yaitu, Andika Jaya Putra Siburian (24), warga jalan Kedondong No.10 Perumnas Batu Anam, Candra Gempar Damanik (43), Saut Lamhot Simatupang (32), warga jalan Asahan Km 6 Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan Mikah Situmorang  (29), penduduk jalan Durian 1 Perumnas Batu Anam.

Petugas juga menyita barang bukti, yaitu dari Andika Jaya Putra Siburian, berupa 2 bungkus plastik klip  yang didalamnya diduga berisi sabu dan 1unit hp merk Nexcom. Dari Candra Gempar Damanik, berama Saut Lamhot Simatupang, dan Mikah Situmorang, diamankan 6 bungkus plastik klip diduga berisi sabu, 1 batang rokok bekas bakar yang diduga sudah dicampur narkotika jenis ganja, uang penjualan narkotika sebesar Rp.500.000, 3 buah kaca pirex bekas bakar, 35 plastik klip kosong, 2 plastik klip besar kosong, 2 buah kompeng, 10 buah pipet plastik, 1 buah alat hisap sabu yang terbuat dari botol plastik merk Alvina, 1 mancis dan 1 buah plastik asoy warna kuning yang didalamnya berisi ganja.

Informasi yang dihimpun Hetanews, Rabu (29/8/2018), bahwa penangkapan para pelaku berawal adanya informasi yang menyebutkan, bahwa di kompleks SD Inpres, jalan Kemiri Raya Perumnas Batu Enam, sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan sabu. 

Atas dasar informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan melihat 1 orang laki-laki dewasa di dalam kompleks SD itu, lagi berdiri dengan gerak gerik yang sangat mencurigakan.

Selanjutnya polisi langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankannya dan dari tangannya, ditemukan 2 bungkus plastik klip yang berisi sabu. Saat diintrogasi, dia mengaku bernama Andika. Kepada petugas, dia pun mengaku, mendapat sabu itu dari Candra Gempar Damanik.

Lalu polisi menyuruh Andika menunjukkan keberadaan Candra yang beralamat di jalan Mual Nauli Siantar.

Andika menunjuk sebuah kandang ayam dan ia mengatakan, kalau Candra berada didalam kandang tersebut. Selanjutnya petugas langsung melakukan penggrebekan  dan terlihat 2 orang yang berusaha melarikan diri dengan menerobos seng kandang ayam. 

Tidak mau buruannya lari, petugas langsung menangkap keduanya  dan dibawa kedalam kandang ayam itu.

Dan saat didalam kandang ayam itu, petugas mendapatkan satu orang lagi laki-laki, sehingga berhasil mengamankan 3 tersangka.

Masing – masing mengaku bernama Candra Gempar Damanik, Saut Lamhot Simatupang, dan Mikah Situmorang.

Petugas kemudian mencari barang bukti, didampingi pemerintah setempat ( RT), marga Parangin- angin, dan akhirnya ditemukan sejumlah barang bukti.

Dan saat diintrogasi, Candra mengaku mendapat sabu itu dari berinisial M dan kedua temannya tersebut (Saut dan Lamhot) membeli sabu darinya sebesar Rp.100.000 dan langsung memakai sabu tersebut di dalam kandang ayam miliknya.

Selanjutnya para tersangka dan barang bukti dibawa ke mako Sat Narkoba Polres Simalungun guna proses lebih lanjut.

Penulis: zai. Editor: gun.