HETANEWS

Kunci Kekompakan Ayu dan Made: Optimisme dan Kedisiplinan

Ayu (kiri) dan Made (kanan) dengan medali emas yang baru mereka raih.

Jakarta, hetanews.com - Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti berhasil meraih medali emas Asian Games 2018. Turun dalam nomor seni ganda putri pada cabang olahraga pencak silat, Ayu dan Made berhasil memukau para juri.

Bermain di Teater Taman Mini Indonesia Indah, membuat Ayu dan Made sangat bersemangat. Dua pesilat asal Bali ini mampu mengeluarkan kemampuannya di depan ratusan penonton yang hadir di gelanggang.

Ayu dan Made berhasil mengumpulkan angka tertinggi yakni sebesar 574. Angka ini jauh di atas wakil-wakil Thailand yang meraih perak dengan 564 angka dan para pesilat Malaysia yang meraih 558 angka.

Raihan emas amat disyukuri oleh Ayu dan Made. Apalagi, keduanya baru kembali dipertemukan usai sempat break selama dua tahun.

"Sangat luar biasa bagi kami bisa ikut Asian Games, ini kita tuan rumah dan sangat luar biasa dan kami sudah berhasil menyumbang medali emas untuk Indonesia," ujar Ayu.

"Ini suatu kebanggaan karena kita tuan rumah dan hasilnya kami dapat memberikan kabar gembira untuk masyarakat Indonesia," timpal Made.

Kedua pesilat ini mengaku bila teknik yang dikeluarkannya dalam pertandingan tadi sudah sangat maksimal. Terlebih, keduanya sudah merasa yakin dapat memperoleh nilai yang besar dari segi ekpresi dan stamina.

Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti.
Ayu (kanan) dan Made (kiri) beraksi pada nomor seni ganda putri.

"Cara kami melatih kekompakan, ya, berlatih terus, disiplin, optimistis dan harus bisa menyatu itu yang ada di jiwa kami karena dua orang harus jadi satu," tutur Ayu.

Kendati menang, kedua pesilat ini bukan tak memiliki masalah. Insiden terjadi jelang waktu tampil mereka habis. Saat itu pemukul telah membunyikan gong meski waktu belum usai. Beruntung Ayu dan Made tak kehilangan fokus dan mampu melanjutkan atraksinya.

"Kami merasa masih ada waktu dan saya percaya kepada pelatih dan suporter ini belum selesai dan untung kami enggak berhenti, kalau berhenti habis kami," tutur Ayu.

"Kami lanjut sampai selesai karena kami tau perjuangan kami belum selesai, kami yakin belum tiga menit," kata Made.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.