HETANEWS.COM

Sehari, 15 Tersangka Narkoba Ditangkap Poldasu

Medan, hetanews.com - Ditres Narkoba Poldasu dan jajaran dalam sehari menangkap 15 tersangka narkoba dalam penyergapan di berbagai wilayah di Sumatera Utara, Senin (27/8).

 "16 tersangka ini penangkapan sehari dan berhasil mengungkap 13 kasus dengan barang bukti 230,29 gram sabu dan 0,20 gram ganja,"kata Dirres Narkoba Poldasu melalui Wadir AKBP Frenky Yusandy, SIK, MA, Rabu (29/8).

Dijelaskannya, dalam pengungkapan kasus narkoba ini Polri tidak bosan-bosannya melakukan penindakan terhadap pelaku narkoba.

"Narkoba ini musuh kita bersama karena bisa merusak generasi muda bangsa," katanya.

Dijelaskannya, untuk pengungkapan kasus narkoba ini, pihaknya tidak kenal lelah dan terus berupaya semaksimal mungkin menangkap para bandar maupun pemakai.

Namun tanpa peran serta berbagai pihak terutama alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda sampai yang terkecil keluarga, pemberantasan narkoba tidak akan berhasil tanpa adanya peran serta berbagai kalangan.

"Narkoba ini musuh kita bersama dan harus kita berantas bersama-sama. Tanpa adanya peran serta warga masyarakat pemberantasan narkoba tidak akan berhasil kalau hanya Polisi yang bekerja,"jelas Frenky.

Ditanya wartawan kenapa narkoba semakian banyak di tangkap Polisi, semakin banyak pula beredar di masyarakat, Frenky menjelaskan, hal ini disebabkan karena Polri aktif melakukan penangkapan terhadap bandar maupun pengedar dan pemakai narkoba.

"Polisi banyak menangkap tersangka narkoba dan diekspos wartawan sehingga terlihat banyak pelaku narkoba ditangkap. Tapi kalau Polisi tidak bekerja atau tidak ada tangkapan kan kita tidak tahu kalau narkoba itu banyak beredar,"jelasnya.

Disinggung soal pengawasan di jalur masuknya narkoba atau pelabuhan tikus yang dimanfaatkan para pelaku membawa masuk narkoba, AKBP Frenky menjelaskan, Polri sudah melakukan kerja sama dengan instansi terkait diantaranya BNN, Bea Cukai, TNI AL, Imigrasi, Konsul Malaysia dan lainnya untuk memantau setiap pelabuhan tikus.

"Tapi memang pinggiran pantai kita cukup luas sehingga memang perlu dilakukan penjagaan ekstra," katanya.

Dalam kesempatan ini, Wadir Res Narkoba Poldasu mengimbau kepada warga masyarakat agar segera melaporkan kepada Polri terdekat bila mengetahui ada bandar, pengedar maupun pemakai narkoba.

"Karena kalau kita mengetahui tapi tidak melaporkan, bisa terkena pidana," jelasnya.

Begitu juga kepada para orangtua lanjutnya, agar tetap mengawasi anak-anaknya, baik di lingkungan sekitar maupun dengan siapa bergaul.

"Pengawasan di rumah ini perlu agar anak kita tidak terjerumus dalam pergaulan narkoba yang bisa merusak generasi muda,"pungkasnya.

Penulis: adr. Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!