HETANEWS

KPK 'Terbangkan' Hakim PN Medan dan Pengusaha yang Kena OTT ke Jakarta

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Marsudin Nainggolan (bertopi) saat keluar dari kantor Kejati Sumut, Selasa (28/8/2018) Foto: Resi Erlangga-detikcom

Medan, hetanews.com - Ketua Pengadilan Negeri Medan Marsudin Nainggolan dibawa petugas KPK ke Jakarta. Selain Marsudin, pengusaha Tamin Sukardi lebih dulu dibawa keluar dari kantor Kejati Sumatera Utara. 

Pantauan, Ketua PN Medan Marsudin dibawa keluar dari kantor Kejati Sumut, Jl AH Nasution, Medan, pada pukul 17.51 WIB, Selasa (28/8/2018).

Sedangkan pengusaha Tamin Sukardi keluar sekitar pukul 17.30 WIB.

Terpidana Tamin Sukardi tiba di Kejati Sumut untuk menjalani pemeriksaan KPK, Selasa (28/8/2018)

Keduanya dibawa dengan kendaraan terpisah. Ada empat petugas KPK yang melakukan pengawalan.

KPK memang memeriksa sembilan orang di salah satu ruangan Kejati Sumut. Mereka terdiri atas 4 hakim, 2 panitera, 2 orang pihak swasta, dan pengusaha Tamin Sukardi.

Empat hakim yang diamankan adalah Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo, Sontan Merauke, dan hakim ad hoc Merry Purba. 

Hakim Wahyu merupakan pengadil yang memvonis Meliana (sebelumnya ditulis Meiliana) dalam kasus protes volume azan. Dalam OTT, KPK menyita uang dolar Singapura sebagai barang bukti.

sumber: detik.com

Editor: tom.