HETANEWS

Umar Hadiri Kongres Nasional Perlindungan Konsumen Perdagangan Barang dan Jasa Online

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri Kongres Nasional Perlindungan Konsumen Tentang Perdagangan Barang dan Jasa Online. (foto/ver/nal)

Tebingtinggi,hetanews.com- Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, menghadiri Kongres Nasional Perlindungan Konsumen Tentang Perdagangan Barang dan Jasa Online yang diselenggarakan oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional 1 Indonesia, Senin (27/8/2018), di Hotel Malava Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan turut didampingi Sekda, Johan Samose Harahap, Asisten Perekonomian, Muhammad Dimiyathi, Kadis Kominfo, Dedi Parulian Siagian, dan Kabag Humas, Abdul Halim Purba.

Acara ini juga turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, diwakili oleh Staf Ahli Mendagri, Reydon Moenik, serta perwakilan dari berbagai Kementerian dan Lembaga Negara serta Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia.

Dikesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri melalui Staf Ahli Mendagri, Reydon Moenik, membahas terkait dengan majunya e-commerce di Indonesia saat ini, seperti Traveloka, Gojek, Grab, Toko Bagus dan lainnya.

Dimana mengingat perkembangan tersebut, maka sangat dibutuhkan regulasi yang bisa mencegah hal yang dapat merugikan konsumen. Selain itu, juga perlunya perhatian didalam menciptakan dunia persaingan usaha yang baik guna mencegah terjadinya fluktuasi harga yang tidak teratur dan tanpa terkontrol.

Untuk mengantisipasi hal tersebut maka pemerintah telah menyusun kebijakan dengan diaturnya urusan wajib daerah melalui Kominfo dalam urusan bidang telekomunikasi daerah. Dan dalam undang - undang perdagangan telah di atur tentang perlindungan konsumen yang menjadi kewenangan pemerintah Provinsi melalui BPSK (Badan Perlindungan Sengketa Konsumen).

"Maka daerah memiliki posisi dan urgensi untuk hal tersebut dengan menampung program dan anggaran terkait dengan perlindungan konsumen. Diharapkan kedepan pemerintah daerah dapat memfasilitasi UMKM dalam membantu pemasaran secara online. Karena hal ini terbukti bahwa saat ini bentuk pemasaran hampir 50 persen melalui online.

Penulis: tim. Editor: gun.