HETANEWS

Terkait Kemacetan di Kota Siantar, Pemko Dianggap ‘Tidur’

Suasana jalan macet di kota Siantar. (foto/pranoto)

Siantar,hetanews.com- Terkait kemacetan yang terjadi di tiga ruas jalan kota Siantar, butuh penataan dari Pemerintah Kota setempat.

Ketiga ruas jalan yang sering mengalami kemacetan, yakni, Jalan Pattimura yang diakibatkan parkirnya bus Intra dan Sentosa, tatkala mengangkut dan menurunkan penumpang.

Kedua dan ketiga, terjadi di jalan inti Kota Siantar, yakni, Merdeka dan Sutomo.

Sudah lama menjadi perbincangan masyarakat terkait kemacetan di tiga ruas jalan tersebut, dan kini ditanggapi Kristian Silitonga, selaku pengamat Pemerintahan.

Ketika ditemui di salah satu kedai kopi di Kota Siantar, Kristian Silitong, mengaku prihatin dengan Wali Kota, Herfriansah yang menurutnya tidak punya sikap terhadap soal kemacetan tersebut dan terkesan ada pembiaran.

"Tidak ada penataan, ini mulai kasus-kasul kecil berkembang dan tidak ada sikap tegas dari pemerintah untuk menata itu. Semua tahu kalau loket-loket di jalan Pattimura, Sutomo dan Merdeka tidak pernah ditertibkan," ujarnya, Senin (26/8/2018).

Lanjut Kriatian, baginya ini sudah menjadi suatu pembiaran. Sementara, terminal Tanjung Pinggir tidak diperuntukan dengan benar dan menjadi tempat ajang balap liar, tempat maksiat yang tidak jelas juntrungannya.

" Pemerintah Kota ini tidur menurut saya. Tidak tidak ada sikap,"ungkapnya.

Kembali ke surat Kasat Lantas Polres Siantar yang belum dibalas Kadis Perhubungan, Kristian sekali lagi mengatakan, harus disikapi. Karena kelambanan Kadis Perhubungan, merespon soal surat dari Kasat Lantas itu, menurut Kristian, menunjukkan kelambana Pemerintah, menjalankan pelayanan-pelayanana publik.

Baca juga: Surat Kasat Lantas Tidak Dibalas Kadishub, Ini Kata Kristian Silitonga

"Jadi ini dikasi tekanan, itu harus disikapi. Atau mala akan terjadi persoalan -persoalan baru," ucapnya

Pemko jangan terlalu ada pembiaran terlalu lama. Kita tekankan penataan kota harus segera dilakukan. Dan salah satu titik terlemah pemerintah kota saat ini ada di tempat seperti ini, pasar Horas, terminal Tanjung Pinggir, dan loket-loket liar, ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan, harus ada kordinasi yang sinergis, ada kerjasama yang baik antara Kasat Lantas dan Kadis Perhubungan.

"Saya tidak tahu mau ngomong apa, Kadis Perhubungan tidak membalas surat dari Kasat Lantas. Ada apa sebenarnya dengan sinergitas unsur-unsur pempinan di daerah ini,"pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.