HETANEWS

Surat Kasat Lantas Tidak Dibalas Kadishub, Ini Kata Kristian Silitonga

Kristian Silitonga.

Siantar,hetanews.com - Surat berbentuk koordinasi yang dilayangkan Kasat Lantas Polres Siantar, AKP H Wibowo, yang tak kunjung dibalas Kadis Perhubungan (Kadishub), Esron Sinaga, ditanggapi Kristian Silitonga, selaku pengamat Pemerintahan.

Kata Kristian, Erson harusnya bisa memilah, dia sebagai ASN dan punya kepentingan dengan lokat Intra.

"Saya kira harus direspon dan disikapi secepat mungkin surat dari kasat Lantas itu,"ungkapnya, Senin (26/8/2018).

Selain mengatakan harus direspon surat tersebut, ia kembali mengatakan, kalau sejauh ini merasa terganggu dengan tata ruang di kota ini dan salah satunya loket-loket liar yang sebenarnya sudah mengganggu dan menjadi titik-titik rawan kemacetan.

Terminal - terminal yang diperuntukan juga tidak berfungsi, program dari Pemko dan Perhubungan semakin tidak jelas dan kabur, tandasnya.

"Jadi kita khawatir jika dibiarkan terlalu lama, ini akan menjadi kebiasaan yang diikuti oleh pengusaha-pengusaha lain. Jadi sikap tegas Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Perhubungan, diharapkan segera menunjukkan kinerjanya," ujarnya.

Baca juga: Dishub Siantar "Acuhkan" Surat Kasatlantas

Ketika ditanya terkait kemacetan yang tidak hanya terjadi di Jalan Pattimura saja dan layak tidaknya, Esron Sinaga menjabat sebagai Kadis Perhubungan? Kristian Silitonga menuturkan, bahwa di sisi lain, Esron diketahui salah satu pengusah dibidang transportasi. Untuk itu, ini harus menjadi pertimbangan kepala daerah untuk menentukan orang- orang yang tepat dijabatannya, ujarnya.

Bagi saya, ini lebih ke soal gambaran dari sikap atau respon keterlambatan dari Erson terkait loket-loket transportasi di kota ini yang semakin semraut, ujarnya.

"Jadi menurut saya, Wali Kota dan beserta jajarannya termasuk dinas - dinas terkait segeralah sikapi dan  mengambil kebijakan soal itu. Jangan sampai nanti, hal ini semakin mengakumulasi terhadap kepentingan publik. Saya rasa, ini bukan lagi soal surat yang tidak dibalas Kadis Perbuhungan. Ini lebih kepada bagaimana pemimpin di kota ini, menata ruang-ruang publiknya. Bagaimana tidak macet, kalau loket-loketnya ada di inti kota,"pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.