HETANEWS

Opss...Sandiaga Minta Maaf Tak Tuntaskan Amanah sebagai Wagub DKI

Jakarta, hetanews.com - Sandiaga Uno mengucapkan permintaan maaf usai resmi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

Calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto itu mengakui tidak menyelesaikan amanah yang diberikan warga Jakarta untuk lima tahun ke depan.

"Saya juga memohon maaf tidak bisa menuntaskan amanah lima tahun yang telah diberikan kepada saya. Tapi saya percaya Pak Anies dan wakil gubernur baru lebih mampu menuntaskan janji-janji kerja dan komitmen," ucap Sandi saat mengumumkan pengunduran pada rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/8).

Sandi menyampaikan bisa saja ia mengambil cuti, seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2018. Namun ia memilih melepas jabatan dengan dalih menjauhkan diri dari potensi menyelewengkan jabatan.

"Menghindari risiko politisasi jabatan, menjauhkan dari mudarat pejabat yang mengintervensi dan menyalahgunakan birokrasi, anggaran, dan fasilitas, maka saya memilih ikhlas berkorban untuk tidak mengambil cuti," lanjut dia.

Usai rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi berkomentar terkait pidato Sandi tersebut.

Prasetio membandingkan dengan saat Jokowi juga meninggalkan Jakarta untuk Pilpres 2014.

"Pak Jokowi kerja saat itu, disukai masyarakat. Ini baru setahun, eh sepuluh bulan. Kita belum lihat kerjanya mereka. Mudah-mudahaan dengan mengundurkan diri, penggantinya bisa melaksanakan tugas Pak Sandi," mata politikus PDI Perjuangan itu.

Sandi pada hari ini telah resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju di Pilpres 2019 bersama Prabowo Subianto.

Pengunduran diri itu diumumkan dalam sebuah pidato di sidang paripurna DPRD DKI. Gerindra, PKS, dan PAN sebagai partai pengusung akan mengajukan dua nama pengganti Sandi ke DPRD DKI. Lalu DPRD akan memilih wakil gubernur baru lewat voting di rapat paripurna.

Dua nama yang mewarnai bursa pengganti Sandi adalah Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Muhammad Taufik dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

sumber: cnnindonesia.com

Editor: edo.