HETANEWS.COM

Meiliana Ajukan Banding ke PT Sumut Siang ini

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Meliana (kiri) mengikuti persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Selasa (24/7). (Foto: Septianda Perdana)

Medan, hetanews.com - Terdakwa kasus penistaan agama di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Meiliana (44) mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Medan. Banding akan diajukan kuasa hukum Meiliana ke pengadilan pada hari ini, Senin (26/8). 

"Kita akan mengajukan banding jam 10 ini di Pengadilan Negeri (PN) Medan," ucap kuasa hukum Meliana, Ranto Sibarani saat dihubungi.

Rianto menjelaskan, banding diajukan karena Meiliana merasa tuduhan dalam tuntutan jaksa tidak benar. Meiliana merasa hanya mempertanyakan suara azan, bukan mempermasalahkannya. Tuntutan jaksa juga dianggap tidak berdasarkan bukti yang kuat. 

Selain menyampaikan akan mengajukan banding, Ranto juga mengaku kesal dengan sikap PN Medan. Dia menganggap pengadilan lamban memberikan berkas putusan kepadanya. Padahal waktu yang diberikan untuk pengajuan banding sesuai dengan undang-undang hanya 7 hari lamanya. 

Bahkan Ranto sampai harus menghubungi PN Medan beberapa kali dan mendesak agar hasil putusan tersebut segera diberikan. Hingga akhirnya hasil sidang akan diberikan pada hari ini.

Kejadian yang membuat Meiliana masuk penjara bermula pada tanggal 22 Juli ketika Meiliana mengeluhkan suara azan Masjid Al-Makhsum Tanjung Balai yang terlalu keras kepada tetangganya, Kasini atau Ka Uo. Keluhan itu kemudian disampaikan Ka Uo kepada Badan Kemakmuran Masjid Al-Makhsum.

Sempat terjadi adu mulut antara pengurus masjid dan Meiliana. Setelahnya, suami Meiliana mendatangi masjid dan menyampaikan permintaan maafnya. Namun karena hal itu sudah terlanjur jadi pembicaraan, kerusuhan pun terjadi dan mengakibatkan sejumlah vihara dan kelenteng di Tanjungbalai dirusak massa. 

Komisi Fatwa MUI Sumatera Utara kemudian mengeluarkan fatwa tentang penistaan agama yang dilakukan Meiliana. Fatwa itu tertuang dalam surat bernomor 001/KF/MUI-SU/I/2017 tanggal 24 Januari 2017 tentang Penistaan Agama oleh Saudari Meiliana di Kota Tanjungbalai.

sumber: today.line.me

Editor: sella.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!