Wed 19 Sep 2018

Hina Nabi, Ratusan Umat Islam Datangi Polres Asahan

Ratusan masyarakat Asahan gelar aksi bela islam, di Polres Asahan. (foto/heru)

Asahan,hetanews.com- Terkait postingan di media sosial Facebook oleh oknum personil Sat Sabhara Polres Asahan yang menghina Nabi Muhammad SAW, sejumlah umat islam, di Kabupaten Asahan, gelar aksi bela islam, di Mapolres Asahan.

Ratusan umat islam itu, mendesak Kapolres Asahan segera bertindak tegas, mencopot Aipda SP dari anggota Polisi karena telah mengundang kemarahan umat islam di Asahan.

"Kami tidak mau Nabi Muhammad kami dihina dengan bahasa kotor. Maka dari itu, kami minta Kapolres Asahan segera copot penghina Nabi Muhammad itu, dan segera proses dia,"ungkap salah satu orator yang diketahui bernama  Arnes Arbain, siang itu, Jumat (24 /8/2018).

Ratusan masyarakat Asahan gelar aksi bela islam, di Polres Asahan. (foto/heru)

Terpisah, Sayit Mursih juga ikut menyuarakan agar tindakan tegas tetap berjalan. "Saya minta tindak tegas oknum itu, jangan karena ulahnya, keharmonisan kami yang cukup terjaga di tanah Asahan ini rusak. Kami cinta damai tapi jangan lukai hati kami, karena Nabi Muhammad itu adalah pemimpin dan junjungan tinggi kami, “ujar Sayit. 

Baca juga: Hina Nabi, Oknum Personil Sabhara Polres Asahan Ditahan

Mendengar aspirasi masyarkat, Polres Asahan membawa para peserta aksi ke aula Wirasatya Polres Asahan untuk mendengar aspirasi dan pendapat masyarakat yang diterima Kapolres Asahan, AKBP Yemi Mandagi melalui Wakapolres Asahan, Kompol B Panjaitan dan mengatakan, tetap melakukan  proses terkait kasus penodaan yang dilakukan salah satu oknum polisi itu .

"Kita akan proses dan kami akan musyawarah lagi terkait status tersangka, apakah layak atau tidak menjadi seorang polisi,"ujar Kompol B Panjaitan.

Lanjutnya, apa yang diucapkan oknum polisi itu dapat diancam hukuman 6 tahun penjara karena ulahnya.

"Percayalah, kami akan kawal kasus ini hingga tuntas dan tidak ada tutup - tutupan diantara kita, “janji Wakapolres.

 

Penulis: heru. Editor: gun.