HETANEWS.COM

Busyet!!! Sekdis Kesehatan Simalungun ‘Pelit’ Dikonfirmasi Wartawan

Sekdis Kesehatan Kabupaten Simalungun, Sarimauli boru Siadari. (foto/zai)

Simalungun,hetanews.com- Belum diketahui secara pasti, apa penyebabnya, namun fakta dilapangan, Sekeretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Kabupaten Simalungun, Sarimauli boru Siadari, terkesan pelit memberikan informasi.

Bahkan, menghindari konfirmasi wartawan terkait realisasi APBD Kabupaten Simalungun dalam melaksanakan kegiatan akreditasi Puskesmas yang sudah dilaksanakan Tahun Anggaran (TA) 2017.

Seperti beberapa kali upaya hetanews.com akan menginformasi, Kamis (23/8/2018), terhitung pukul 10.19 WIB, hingga berita ini diturunkan terkait adanya dugaan, bahwa dirinya dalam pengelolaan anggaran.

Terindikasi tidak transparan dan beraroma mengaut keuntungan pribadinya semata. Sikap tak bersahabat itu, ditunjukkannya dengan mengabaikan pesan singkat yang dilayangkan dan merijek panggilan wartawan.

Kondisi ini sangat berbeda jauh dengan dua dekade Sekdis Kesehatan Kabupaten Simalungun sebelumnya yang selalu memberikan keterangan pers setiap saat terkait kegiatan dinas.

Sebelumnya juga oknum Sekdis Kesehatan ini terkesan berkelit, ketika dikonfirmasi hetanews.com dengan mengatakan, bahwa dirinya sedang berkerja di kantor harungguan walau hari itu adalah hari libur.

"E.. Kebetulan kami lagi mengerjakan eki kerja dikantor ruang harungguan,"katanya via ponsel. Kira - kira apa yang bisa saya sampaikan. Menjelaskan bahwa proses akreditasi itu dilaksanakan sejak dua tahun lalu.

"Jadi penilaian mereka di November 2017. Kira - kira ada masalah dengan Saribudolok? Mungkin mereka salah informasi,"katanya terkait informasi sejumlah pegawai Puskesmas Saribudolok.

Bahwa, Puskesmas Saribudolok yang berkedudukan di Kecamatan Silimakuta, memperoleh akreditasi tingkat utama walau tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) padat dan cair.

Baca Juga: Tak Miliki IPAL, Puskesmas Saribudolok Peroleh Akreditas Tingkat Utama

Dikatakan oknum Sekdis lagi, sebanyak 15 Puskesmas dari 43 Puskesmas yang ada di Simalungun telah terakreditasi. Setelah melakukan MoU dengan PT ARA, yang beralamat di Medan dalam hal mengelola limbah padat.

Dan sumber anggaran untuk kegiatan akreditasi yang mendatangkan tim surveyor Kementerian Kesehatan dan untuk MoU dengan PT ARA, Pemkab Simalungun menggelontorkan APBD.

Terus, katanya lagi, pengusulan itu, dilanjutkan dan baru tahun 2018 ini, Dinkes Simalungun dibantu DAK untuk menghadirkan tim surveyor. Dan telah melakukan akreditasi sebanyak 5 Puskesmas dari 11 Puskesmas yang ditargetkan.

Penulis: zai. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan