HETANEWS.COM

Polisi Gagalkan Perdagangan Manusia untuk Budak Seks di Binjai

Tersangka Junaidi alias Ijun (kiri) dan Polwan Polres Binjai saat menginterogasi korban MKC. (foto/jufri)

Binjai,hetanews.com- Aksi perdagangan manusia untuk dijadikan pelayan nafsu lelaki hidung belang, dibongkar unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Binjai, di Hotel Lestari, Jalan Soekarno - Hatta, Binjai Timur, Kamis (23/8/2018) sore.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan, Junaidi alias Ijun (40), warga Jalan T Imam Bonjol, Binjai Kota, yang diduga sebagai mucikari.

Sedangkan korban, berinisial MKC, warga Simalingkar B dan tinggal di kos-koasan KM 18 Binjai, diamankan usai keluar dari dalam kamar mandi hotel.

Kapolres Binjai, AKBP Donald P Simanjuntak, melalui Kasat Reskrim, AKP Hendro Sutarno, mengatakan, pelaku Ijun, sudah 2 tahun menjadi mucikari dan 'menjual' wanita di Kota Binjai.

Setiap pememesanan wanita, Ijun menerapkan tarif sebesar Rp 500 ribu. Selain itu, Ijun mendapat fee sebesar Rp 150 ribu.

"Kalau untuk kamar hotel, mereka membebankan kepada pelanggan yang memesannya,"kata Hendro.

Sejauh ini, polisi, kata Hendro, masih memeriksa pelaku dan korban, di unit PPA Polres Binjai. "Kita tetapkan Ijun sebagai tersangka. Sementara wanita itu, sebagai korban,"ungkapnya.

Untuk mengungkap kasus perdagangan manusia di Binjai, anggota PPA Polres Binjai pun harus menyamar sebagai pelanggan dan menghubungi Ijun.

"Saat korban sudah berada di dalam kamar hotel, disitu kita langsung masuk dan menangkap pelaku," kata Hendro menambahkan, pelaku diduga melanggar pasal 2 UU No 21 Tahun 2007, tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Penulis: jufri. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan