Wed 19 Sep 2018

Wanita Bertubuh Gempal, Pencuri Tas di Gereja HKBP Siantar ‘Lolos’ dari Penjara

Lesni boru Sibarani saat diamankan pasca tertangkap mengambil tas di Gereja HKBP Siantar. (foto/hza)

Siantar,hetanews.com - Seorang wanita, bertubuh gempal, tampak dikerumuni massa setelah tertangkap dan dituding mencuri tas, di halaman Gereja HKBP Siantar, pada Senin (20/8/218), lalu.

Sontak saja, aksi pencurian yang berlangsung di halaman gereja itu, viral di media sosial yaitu  akun Facebook (FB) milik Thomas Panjaitan, lalu tersebar digroup FB Group Anak Siantar (GAS).

Wanita itu, bernama Lesni boru Sibarani, seorang ibu rumah tangga. Ia saat melakukan aksi pencurian dengan memasang modus, mengaku sebagai keluarga pihak yang mengadakan pesta pernikahan adat batak.

Pasca tertangkap oleh Koti Pemuda Pancasila, Senin kemarin, di Gereja HKBP Siantar. Ia pun diboyong ke Polsek Siantar Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setelah dimintai keterangan oleh petugas, Lesni boru Sibarani pun diboyong petugas Polsek Siantar Timur, lalu diserahkan ke Polres Siantar.

Terungkap, setelah di Polres Siantar, Lesni boru Sibarani, mengaku dan menyuruh anak untuk mengambil tas itu.

Hanya saja, Lesni dikembalikan ke keluarganya, lantaran ibu dari pemilik tas yang diambil anak disuruh pelaku tidak membuat laporan pengaduan.

Sekedar diketahui. Lesni boru Sibarani juga pernah melakukan pencurian, pada tiga tahun yang lalu, tepatnya di rumah Heddy Marpaung dengan modus, mengaku sebagai keluarga. Dari dalam rumah, Lesni berhasil menggasak perhiasan yang ditotalkan sebesar Rp 30 juta.

Baca juga: Seorang Wanita Diduga Mencuri Tas di Gereja HKBP Siantar, Videonya Viral di Sosmed

Kasus tersebut pun sudah dilaporkan oleh Heddy dengan LP /451 / IX / 2015 / SU STR tanggal 7 september 2015. Namun setelah diamankan, pihak korban dan pelaku sepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. 

"Kedua pihak sepakat berdamai, jadi pelaku kita kembalikan kepada keluarga,"kata Kasubbag Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom, Kamis (23/8/2018).

Saat diinterogasi, pelaku mengaku telah menjalankan aksinya sebanyak 3 kali. Aksinya itu dilakukan, di tempat keramaian, seperti pesta dan acara adat Batak.

Penulis: hza. Editor: gun.