HETANEWS

Ketua KPAI: Kabupaten Tobasa Darurat Kejahatan Seksual Anak

Ketua KPAI, Aris Merdeka Sirait berdiskusi dengan warga Sosor Ladang, Desa Tangga Batu I, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Tobasa. (Aldy)

Tobasa, hetanews.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Aris Merdeka Sirait mengunjungi korban pencabulan di Sosor Ladang, Desa Tangga Batu I, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara. KPAI melakukan pemantauan penanganan kasus pencabulan terhadap dua balita ST (4) dan TH (4) yang dilakukan AN (63), tetangga korban.             

Kepada hetanews.com, Aris Merdeka Sirait sangat prihatin terkait tingginya angka kasus kejahatan seksual pada anak di Kabupaten Tobasa. Menurutnya, Kabupaten Tobasa saat ini dalam stuasi darurat kejahatan seksual.   

“Sepanjang Januari sampai Juli tahun 2018, sudah 22 kasus kekerasan seksual terhadap anak yang sudah dilaporkan kepada KPAI. Sementara  Agustus sudah bertambah tiga kasus. Jadi untuk tahun ini (2018 – Red) kasus kekerasan seksual terhadap anak sudah 25 kasus,” terang Aris Merdeka Sirait, Selasa (21/8/2018).     

Untuk memutus mata rantai kekerasan kejahatan seksual terhadap anak, kata Aris Merdeka Sirait, dibutuhkan peran serta masyarakat dalam memperhatikan, kondisi anak-anak di lingkungannya masing-masing.             

KPAI sendiri telah membuat program gerakan perlindungan anak ‘saanak saboru’ atau gerakan perlindungan anak berbasis masyarakat. Peran pemerintah juga sangat dibutuhkan, dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat.   

Sementara orangtua korban, Aron Tarihoran, didampingi Camat Parmaksian, Paiman Butarbutar meminta penegak hukum untuk menghukum tersangka seberat-beratnya. Sehingga ke depan, kasus kekerasan sesksual terhadap anak, tidak terjadi lagi.

Penulis: aldy. Editor: anto.