HETANEWS

Terkait Briptu Reza, Ini Penjelasan Kombes Hendrik Marpaung

Briptu Reza Fatwa, bersama barang bukti saat diamanakan di Polres Siantar. (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Tepat 11 hari, kasus kepemilikan narkoba jenis sabu, sebanyak 12. 98 gram yang menjerat Briptu Reza Fatwa (26), anggota Sat Narkoba Poles Simalungun yang ditangkap Sat Narkoba Polres Siantar, pada Sabtu (11/8/2018), lalu.

Pasca penangkapan dan menjalani pemeriksaan enam hari, Polres Siantar telah menyerahkan Briptu Reza  dan barang bukti untuk diproses lebih lanjut ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Hendrik Marpaung, membenarkan kalau Briptu Reza Fatwa dan barang bukti telah diserahkan.

"Benar. Sedang proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,"ucapnya.

Adahkah rekan kerja Briptu Reza Fatwa yang ikut terlibat dalam kasus narkotika? Hendrik Marpaung mengatakan, belum tahu.

"Yah belum tahu, kita liat aja nanti perkembangannya,"ujarnya singkat, pada Rabu (22/8/2018) ketika dihubungi hetanews.com.

Berita sebelumnya, bahwa personil Sat Narkoba Polres Siantar, menyita 12.98 gram sabu milik Briptu Reza Fatwa (26).

Pasca tertangkapnya Briptu Reza Fatwa, Polres Simalungun melakukan tes urine terhadap semua anggota Sat Narkoba Polres Simalungun dan salah salah seorang petugas terindikasi positif narkotika.

Ternya  jauh hari, anggota Sat Narkoba Polres Siantar juga telah melakukan tes urine. Kapolres  Siantar, AKBP Doddy Hermawan, mengatakan, tes urine pada anggota polisi Sat Narkoba telah dilakukan.

"Untuk tes urine sudah dilaksanakan. Untuk sementra belum ditemukan anggota yang positif menggunakan narkoba,"ungkapnya ketika dihubungi hetanews.com.

Penulis: hza. Editor: gun.