HETANEWS

Retribusi Parkir, Kamar Mandi dan PKL Di Pasar Dwikora Belum Optimal

Foto : Badan Pengawas PDPHJ Imran Simanjuntak dan Plt Direktur PDPHJ Didi Cemerlang  bersama Firma Hukum Parade 7 &.co melakukan peninjauan revitalisasi Pasar Dwikora, Selasa (21/8).

Siantar hetanews.com- Badan Pengawas PDPHJ meninjau revitalisasi yang tengah berlangsung di tiga lokasi Pasar Dwikora. Badan Pengawas berharap, jajaran Direksi PD PHJ dapat mengoptimalisasi pengelolaan retribusi di pasar tersebut.

"Ada sekitar 1200 PKL diseputaran Pasar Dwikora yang tidak punya retribusi. Jika ini dikelola dengan baik, maka dapat mendongkrak pendapatan dari sektor ini," kata Sekretaris Badan Pengawas PD PHJ Imran Simanjuntak ditemui terpisah, Rabu (22/8).

Selain PKL (Pedagang Kaki Lima), kata Imran, sektor retribusi dari areal parkir dan fasilitas kamar mandi belum juga optimal. Oleh karena itu, Ia berharap Direksi PDPHJ dapat mengantisipasi kebocoran dari sektor retribusi ini.

Imran menambahkan, Revitalisasi di Pasar Dwikora II,III dan IV oleh Pemko Siantar melalui  Dinas Koperasi, UKM dan Perdangan Kota Siantar yang tengah berlangsung, dinilai masih kurang optimal. 

Baca: Revitalisasi Pasar Dwikora Gandeng TP4D

Ia menyarankan, kedepan revitalisasi yang dilakukan untuk Pasar Dwikora itu harus secara menyeluruh dan terencana. Bukan revitalisasi yang setengah-setengah.

"Penting dilakukan kedepanya adalah, melakukan pembangunan secara menyeluruh. Karena kondisi pasar ini sudah memprihatinkan, drainase tidak bagus dan sirkulasi udara didalam tidak memadai. Maka ini perlu dilakukan penataan dan perencanaan yang baik," tandasnya.

Baca: Sembrautnya Jalan Patuan Anggi di Hari Minggu

Turut hadir dalam kegiatan peninjauan revitalisasi Pasar Dwikora ini, Plt Dirut PD PHJ Didi Cemerlang, Toga Sihite dari Badan Pengawas PDPHJ dan Firma Hukum Parade 7 &.co beserta karyawan PD PHJ.

Penulis: gee. Editor: edo.