HETANEWS

Dituntut Jaksa 1,6 Tahun, Babe Minta Pledoi Tertulis

Terdakwa Babe digiring petugas menuju ruang tahanan sementara usai dituntut 1,6 tahun. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Ahmadi alias Babe (37), warga Huta II, Nagori Silulu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, dituntut 1 tahun 6 bulan oleh jaksa, Indri Wirdya, namun ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa, Christianto Situmorang, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (21/8/2018).

Babe dipersalahkan jaksa, melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Karena terbukti memiliki 0,20 gram sabu.

Menurut jaksa, terdakwa Babe ditangkap anggota Polsek Bangun, Syahrudin Siregar, Rogo Saktiono, Riki Wijaya dan Janasser Simbolon, pada Senin, 29 Januari 2018, pukul 8.00 WIB, di depan pos security PT Sifef Bangun.                 

Dari dalam tas sandang milik terdakwa, polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,20 gram, seperangkat alat hisap sabu, kaca pirex, 4 pipet plastik dan botol aqua. Sabu tersebut, baru saja dibeli seharga Rp 200 ribu dari Birong (DPO), di Jalan Perkebunan Bangun, Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela.

Terdakwa yang tidak didampingi pengacara saat persidangan tuntutan itu, akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) secara tertulis. "Tertulis pak,"kata terdakwa menjawab pertanyaan ketua majelis hakim, Lisfer Berutu, tentang tanggapannya atas tuntutan tersebut.

Untuk memberi kesempatan terdakwa mengajukan pledoi tertulis, persidangan dibantu panitera, Dedi Tambunan, ditunda hingga Kamis (23/8/2018) mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.