HETANEWS
ADVERTORIAL

PT TPLestari, Tbk. Bersama PT PLN Perseroan Serahkan Bantuan Listrik Untuk SMA dan SMP Parmaksian

Manager Community Development (CD) PT Toba Pulp Lestari, Tbk., Ramida Siringoringo (kedua kanan), bersama Manager PLN Area Sibolga, Poltak Samosir (kanan), disaksikan Kepala SMAN 1 Parmaksian, Marhilas Munthe (tengah), dan Kepala Seksi Ketenagaan SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Balige Provinsi Sumatera Utara, Anjurbin F. S. Siburian (kedua kiri), secara simbolis menyalakan listrik di SMAN 1 Parmaksian, Jumat (17/8/2018)

Parmaksian, hetanews.com - Senyum bahagia terpancar dari wajah Robby Sirait (17), siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 1 Parmaksian yang baru mengikuti upacara menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-73, Jumat (17/8/2018). 

“Akhirnya setelah saya dua tahun menuntut ilmu di sini, sekolah kami sudah ada aliran listrik. Saya jadi semangat belajar untuk menghadapi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tahun depan,” ujar Robby.

Robby mengungkapkan, selama ini ia dan teman-teman belajar hanya mengandalkan cahaya secukupnya yang masuk melalui jendela kelas. Untuk bisa melihat soal-soal pelajaran di papan tulis saat cuaca hujan deras dan gelap, mereka harus berjalan ke depan lalu kembali ke bangku di belakang untuk mencatat di buku tulis.

Robby beterimakasih kepada PT. Toba Pulp Lestari, Tbk. (TPL) dan PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Persero yang sudah peduli terhadap sekolahnya sehingga tempat ia menuntut ilmu sudah mendapatkan aliran listrik. “Terimakasih kepada PT TPL dan PLN yang sudah membantu sekolah kami punya aliran listrik. Mulai sekarang kami bisa belajar dengan menggunakan cahaya lampu dan bisa menggunakan komputer sekolah,” ujar Robby.

Kepala SMAN 1 Parmaksian, Marhilas Munthe, mengapresiasi niat baik dan kepedulian PT TPL terhadap sekolahnya yang sebelumnya tidak memiliki aliran listrik. Namun kini sekolah yang terletak di Desa Jonggi Manulus, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara itu sudah terang benderang.

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, terutama kepada manajemen PT TPL yang menyampaikan keluhan kami kepada pihak PLN. Momentum pada HUT RI ke-73 inilah yang harus kami terima di sekolah kami. Yang harus dicatatkan di SMAN 1 Parmaksian adalah bahwa tepat hari ini17 Agustus 2018, listrik sudah masuk ke sekolah kami. Kami yakin melalui momen ini, anak didik kami memiliki semangat belajar yang lebih tinggi sehingga menjadi cahaya untuk masa depan bangsa ini,” ujar Marhilas Munthe.

Marhilas Munthe mengungkapkan bahwa pengalaman dirinya selama ini bekerja di sekolah menggunakan laptop. Ia pun harus memastikan baterainya dalam keadaan penuh saat berangkat dari rumah. Namun, setiap pukul 10:00 WIB, ia harus kembali pulang ke rumah karena baterai laptopnya sudah habis.

Setelah baterai terisi, Marhilas pun kembali ke sekolah untuk melanjutkan pekerjaannya. "Tapi kini berkat adanya aliran listrik di sekolah ini, saya bisa bekerja dengan nyaman dan tidak perlu pergi pulang ke rumah untuk isi ulang baterai laptop,” ujar Marhilas Munthe.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenagaan SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Balige Provinsi Sumatera Utara, Anjurbin F. S. Siburian, yang hadir pada acara seremoni penyalaan listrik perdana di SMAN 1 Parmaksian mengapresiasi niat baik dan kepedulian PT TPL terhadap SMAN 1 Parmaksian.

“Hari ini sangat luar biasa dan kita semua patut berbangga. Kami dari Cabang Dinas Pendidikan Balige, mencatat ada 60 SMA/SMK negeri dan swasta di Kabupaten Tobasa ini. Sudah 73 tahun Indonesia merdeka dan sudah enam tahun sekolah ini berdiri. Baru kali ini SMAN 1Parmaksian merdeka dari listrik,” ujarnya. 

Anjurbin menambahkan bahwa mulai tahun ajaran 2018-2019, maka SMAN 1 Parmaksian bisa mengikuti UNBK. “Kemarin saat survei menjelang UNBK kita survei ada dua sekolah yang tidak bisa ikuti. Salah satunya SMA Parmaksian, karena listriknya tidak ada. Namun, kini aliran listrik sudah ada di sekolah ini dan kami harap sekolah ini bisa bertambah jumlah siswanya,” ujar Anjurbin F. S. Siburian.

Manajer Community Development (CD) PT TPL, Ramida Siringoringo, mengatakan bahwa niat baik perusahaan dan melalui komunikasi yang baik dengan pihak pemangku kepentingan lainnya. Seperti pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tobasa, pihak Kecamatan Parmaksian, pihak SMAN 1 Parmaksian, dan PT PLN Persero, untuk memberikan kado isimewa bertepatan dengan HUT RI ke-73 untuk SMPN 1 dan SMAN 1 Parmaksian.

“Hari ini bertepatan HUT-RI ke 73, menjadi hari yang bersejarah bagi PT TPL dan juga SMPN 1 serta SMAN 1 Parmaksian. Berkat kepedulian kami dan peran serta stakeholders lainnya, sekolah-sekolah ini akhirnya dialiri listrik. Listrik menjadi kebutuhan utama dalam bidang pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar di dalam ruang kelas,” ujar Ramida.

Ramida Siringoringo menceritakan bahwa pada saat serah terima bantuan dua ruang kelas belajar (RKB) bulan April lalu, Kepala SMAN 1 Parmaksian meminta bantuan agar sekolah bisa mendapatkan aliran listrik. “Setelah empat bulan kami koordinasi dengan seluruh stakholders secara intensif, maka kami bangga bisa menjadi bagian dari kesuksesan para siswa di sekolah ini untuk mencapai prestasi tertinggi dan meraih cita-cita mereka di masa depan. Ini adalah kado terindah di hari HUT RI ke-73 dari PT TPL untuk dunia pendidikan, khususnya di SMPN 1 dan SMAN 1 Parmaksian,” ujar Ramida.

Manager PLN Area Sibolga, Poltak Samosir, mengatakan bahwa masuknya listrik ke dua sekolah di Kecamatan Parmaksian karena komunikasi yang baik dengan PT TPL. “PT TPL merupakan pelanggan kami yang cukup aktif, khususnya dalam membangun kabupaten Tobasa. PT TPL memberikan informasi penting kepada kami bahwa ada sekolah-sekolah yang belum dialiri listrik di kecamatan Parmaksian. Kami berharap dengan kehadiran listrik di sekolah-sekolah ini, proses belajar mengajar menjadi lebih baik,” ujar Poltak Samosir.

PT TPL dan PT PLN Persero melakukan serah terima bantuan aliran listrik kepada SMAN 1 Parmaksian dan SMPN 1 Parmaksian bertepatan dengan HUT RI ke-73, Jumat (17/8/2018).

Sebelumnya, PT TPL menyerahkan bantuan dua RKB masing-masing kepada SMAN 1 dan SMPN 1 Parmaksian pada April 2018. Saat ini SMAN 1 Parmaksian memiliki 104 siswa yang belajar di tiga tingkatan kelas.

Penulis: aldy. Editor: anto.