HETANEWS

Setelah 3 Kali Tidak Quorum, Sidang Hak Angket Ditutup Dan Tidak Diulang Kembali

Suasana Rapat Paripurna Hak Angket. (Foto/Tom)

Siantar, hetanews.com - Sidang Paripurna Hak Angket yang seharusnya di Jadwalkan sejak Pukul 10.00 Wib, Senin (20/08/2018) namun tidak memenuhi qourum, sehingga sidang Paripurna ditutup dan tidak diulang kembali. 

Setelah sidang dibuka untuk kedua kalinya anggota DPRD Kota Siantar yang hadir hanya 15 orang saja, dalam rapat anggota Panitia angket tetap ngotot agar kesimpulan mereka dibacakan di rapat Paripurna.

"hasil hak angket sudah kita serahkan kepada pimpinan, dalam hal ini pembacaan kesimpulan panitia angket tidak perlu qourum, harus dibacakan di paripurna, "kata salah seorang anggota Panitia Angket Asrida Sitohang.

Namun hal tersebut dijawab oleh Pimpinan Sidang pada saat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Siantar Mangatas Silalahi, dia menyebutkan pembacaan kesimpulan tidak dapat dibacakan di Paripurna. 

"ini tidak bisa dibacakan di Paripurna karena berdasarkan peraturan dan tatib kita harus qourum dan paripurna berhubungan dengan rapat keputusan besok, kalau ini kita bacakan, "katanya. 

Yang dikwatirkan oleh Panitia Hak angket adalah adanya informasi yang mereka terima jika mereka akan diadukan karena dianggap tidak menjalankan tugas yang benar jika kesimpulan mereka tidak dibacakan. 

"suatu pekerjaan yang baru yang belum tentu kita mengerti prosedurnya, mungkin ada sedikit penyimpangan-penyimpangan coba keadaan ini kita konsultasikan kepada tim ahli atau keatas, supaya kita tidak salah ambil kesimpulan, "sebut Oberlin Malau. 

Hal senada juga disampaikan oleh Tongam Pangaribuan, dia mempertanyakan bagaimana pertanggung jawaban mereka terkait pemakaian anggaran yang telah mereka pakai.

"apa bila sampai hari ini tidak qourum, bagaimana pertanggung jawaban kami atas keuangan daerah yang kami pakai, "ucapnya. 

Denny Siahaan yang merupakan salah satu anggota Panitia angket mengkwatirkan hal senada. 

"berikan solusi kepada kami pimpinan, bagaimana pekerjaan kami terekspos hasil kinerja kami, "ucapnya. 

Mangatas menyebutkan kinerja dari Panitia angket sudah selesai, dan saat ini yang memiliki tanggang jawab adalah lembaga DPRD Siantar. 

"sudah 5 kali panitia angket kunjungan kerja daerah, itu sudah lebih dari cukup, pimpinan sudah mengadakan rapat pimpinan termasuk ketua Fraksi dan sudah di Banmuskan, jadi kinerja hak angket sudah baik, dan selesai, dan kesimpulan panitia hak angket sudah boleh di ekspos, "ucapnya. 

Diakhir Mangatas menutup sidang Hak Angket yang menyebutkan rapat paripurna hak angket tidak diulang kembali. 

"dari 30 anggota DPRD yang mengisi absen hanya 15 orang berdasarkan peraturan harusnya ada 3/4 anggota Dewan, jadi rapat ini dinyatakan tidak qourum dan rapat Paripurna dugaan pensitaan etnis Simalungun ditutup dan tidak dapat diulang kembali, "katanya sambil mengetuk palu hingga tiga kali.

Penulis: tom. Editor: tom.