Serdang Bedagai, hetanews.com - Pembuatan lening parit yang dananya menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) pada tahun 2017 lalu sudah sepatutnya dipertanyakan. Sebab baru satu tahun lamanya pembuatan lening parit di Desa Afdeling VI Dolok Ilir kec Dolok Merawan kab serdang bedagai sudah terlihat "hancur dan kupak kapik".

Sangat disayangkan kepala Desa seolah tidak memperhatikan mutu bangunannya. Bahkan seolah hanya memikirkan "keuntungan" pribadinya saja. Informasi yang dihimpun hetanews.com dalam pengerjaan lening parit ini kepala Desa telah mensubkan (memborongkan) kepada salah seorang yang bernama Susiono pemilik CV Padas Jaya warga Desa korajim kec Dolok Merawan.

Dengan cara system di subkan (diborongkan) maka sudah dapat dipastikan didalam pengerjaanya "asal asalan". Sebab sudah barang tentu pemborong (kontraktor) akan mengambil keuntungan yang sebesar besarnya. Melihat pengerjaan yang seperti ini maka tim inspektorat kab serdang bedagai di harapkan benar benar bekerja dan turun kelokasi untuk meninjau ulang jangan hanya "duduk dan diam".

"inikan uang rakyat, bukan uang pribadi kepala Desa. Kami berharap inspektorat turun " ucap warga kesal.

kepada hetanews.com sembari meminta namanya jangan ditulis jumat (17/08/2018). Sementara Camat Dolok Merawan kab serdang bedagai Riko Eptian saat dikonfimasi hetanews.com via aplikasi WA membenarkan runtuhnya lening parit yang terjadi di Desa Afdeling VI Dolok Ilir ini.

Namun menurutnya ia telah memerintahkan Kepala Desa Afdeling VI Dolok Ilir N Br Purba ini agar  memperbaikinya. Namun hingga berita ini diterbitkan kepala Desa Afdeling VI Dolok Ilir N Br Purba belum dapat di konfirmasi baik di kunjungi dikantornya maupun dihubungi via telepon seluler.

Sementara itu pantauan hetanews.com di lokasi lening parit di Desa ini masih terlihat dinding lening parit pecah dan banyak yang bergelembung seperti menadakan akan pecah dan runtuh.