HETANEWS

Pemprovsu Tawarkan Kerjasama Menguntungkan dengan Singapura

Sekdaprovsu memberi cinderamata kepada Minister of State for Defence and Foreign Affairs Singapore Dr Maliki Osman dan Deputy Director (Indonesia) Mr Suresh Sukumar, Country Officer ( Indonesia) Ms Felicia Chia, Richard Grosse dan Valerie Yeo serta Ivana dari Konsulat Jenderal, di ruang kerjanya, lantai sembilan, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Rabu (15/8/2018). (David)

Medan, hetanews.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong adanya kerjasama baik dan saling menguntungkan dengan Singapura. 

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Hj Sabrina usai menjamu rombongan Senior Minister of State for Defence and Foreign Affair Singapore, Dr Maliki Osman di ruang kerjanya, Rabu (15/8/2018).

Hadir diantaranya Deputy Director (Indonesia), Mr Suresh Sukumar, Country Officer (Indonesia), Mrs Felicia Chia, Richard Grosse dan Valerie Yeo serta Ivana dari Konsulat Jenderal. Sementara Sekda didampingi Kepala Bappeda Sumut Irman dan Staf Ahli Elisa Marbun.

Berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan negara tetangga itu, menurut Sekdaprovsu adalah hal yang perlu dilakukan agar apa saja yang baik, bisa diadopsi di Indonesia, khususnya untuk Sumut. Seperti perdagangan, investasi hingga pariwisata yang dalam konteks kekayaan, provinsi ini punya potensi besar untuk dikelola.

"Kita bisa berbagi pengalaman, pengetahuan. Seperti sumber daya alam kita (Sumut) yang cukup baik, bagaimana bisa dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Hj Sabrina.
 

Singapura, lanjutnya, menjadi negara yang maju dengan berbagai keunggulan di bidang perekonomian, khususunya industri. Tetapi tidak sedikit yang menjadikan negara yang luasnya di bawah wilayah Sumut ini sebagai destinasi wisata kelas dunia. Bahkan warga negara Indonesia sering melancong ke Negeri Seinga tersebut.  

Tawaran realistis, lanjut Sekdaprovsu adalah berbagi wisatawan. Bagaimana Singapura menawarkan Sumut sebagai destinasi lanjutan kepada pengunjung yang datang dari berbagai negara. Begitu juga sebaliknya. 

"Bagaimana ini dikoneksikan. Dengan begitu, turis yang datang ke sana (Singapura) bisa berlanjut ke Indonesia, ke Sumatera Utara," sebutnya.

Kerjasama untuk sosialisasi objek wisata Sumut di Singapura, sejalan dengan adanya investasi asal negara itu di berbagai daerah, khususnya Sumut. Bahkan Sekdaprovsu mencontohkan sektor pariwisata andalan juga dibantu dengan adanya investor.

 
"Apalagi antara Singapura dan Sumut itu cukup dekat. Bisa melalui jalur udara maupun laut. Kita punya Bandara Kualanamu dan Silangit yang dekat dengan Danau Toba. Jadi kami pun merasa beruntung wisatawan dari sana dibawa ke sini," kata Sabrina.

Sementara itu, Maliki Osman menyampaikan bahwa pihaknya membuka diri untuk bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada Sumut. Bagaimana pengelolaan wilayah dengan segala teknologi yang ada, dapat diterapkan di provinsi ini. Sehingga diperlukan semacam kerjasama di bidang keilmuan.
 

Sumut, menurutnya punya potensi besar, baik sumber daya alam maupun manusianya. Jika dikelola dengan baik, maka akan membawa keberuntungan jangka panjang dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Penulis: david. Editor: anto.